Terungkapnya Eks Artis Fabiola Jadi 'Ujung Tombak' Scammer di Solo Baru

Round-Up

Terungkapnya Eks Artis Fabiola Jadi 'Ujung Tombak' Scammer di Solo Baru

Tim detikJateng - detikJateng
Rabu, 03 Jun 2026 07:05 WIB
Fabiola Elizabeth
Fabiola Elizabeth Foto: Whisnu Pradana
Solo -

Sebanyak 39 orang ditangkap karena menjadi pelaku penipuan (scammer) jaringan internasional yang diungkap di Solo Baru, Sukoharjo. Di antaranya terdapat mantan artis bernama Fabiola Elizabeth, yang diketahui punya peran cukup krusial dalam komplotan itu.

Direktur Reserse Siber (Dirresiber) Polda Jawa Tengah (Jateng), Kombes Himawan Susanto Saragih, awalnya hanya mengungkap Fabiola berdasarkan inisialnya saja, F. Ia juga menyatakan perempuan itu sebagai model sekaligus mantan artis.

"Kemudian untuk model dari kalangan apa? Yang jelas model dari mantan artis, itu aja," kata Himawan dalam konferensi pers di Mapolda Jateng, Senin (1/6).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari foto yang ditampilkan dalam jumpa pers, F memiliki tinggi badan sekitar 170 sentimeter, berkulit putih, dan memiliki beberapa tato di tangan dan leher.

ADVERTISEMENT

Identitas Fabiola baru terungkap setelah Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto, memberikan konfirmasi kepada detikJateng.

Diketahui, Fabiola merupakan warga negara Jerman yang sudah lama tinggal di Indonesia dan sempat menikah dengan Reza, anggota boyband Smash. Keduanya menikah pada 2018 dan cerai pada 2020.

"(Apakah benar model berinisial F adalah Fabiola mantan istri Reza Smash?) Bisa dibenarkan," kata Artanto melalui pesan singkat kepada detikJateng, Selasa (2/6/2026).

Peran Penting Fabiola

Dalam konferensi pers Senin (1/6), Dirresiber Kombes Himawan menjabarkan peran Fabiola, yakni melayani video call jika diminta korbannya.

"Jadi model yang dapat kami amankan ini tugasnya adalah melayani video call sesuai dengan yang dikehendaki korban," terangnya.

Bahkan, peran Fabiola bisa dikatakan sebagai 'ujung tombak'. Ia akan menggantikan peran marketing untuk makin meyakinkan korban supaya berinvestasi di komplotan mereka.

"Marketing itu mendapat korban. Apabila di dalam pendalaman mereka si korban butuh keyakinan, maka yang tampil adalah bukan marketing, tapi model. Karena marketing ini ingin supaya korban segera melakukan investasi yang sudah ada, yang sudah ditawarkan," ujar dia.

Sementara Kabid Humas Kombes Artanto menambahkan, Fabiola Elizabeth sudah menjadi model dari awal kasus penipuan itu bermula sehingga ia termasuk dalam komplotan penipu tersebut.

"(Sudah tahu dan menjadi model dari awal?) Betul," ucapnya.

F, mantan artis yang jadi model dalam komplotan scammer jaringan internasional bermarkas di Solo Baru, Sukoharjo. Diunggah Senin (1/6/2026).F, mantan artis yang jadi model dalam komplotan scammer jaringan internasional bermarkas di Solo Baru, Sukoharjo. Diunggah Senin (1/6/2026). Foto: Dok. Polda Jateng

Punya Ruangan Khusus

Kombes Artanto melanjutkan, Fabiola ikut tinggal bersama komplotan itu di kos Solo Baru, Sukoharjo. Dia menjadi salah satu yang ditangkap saat penggerebekan.

"Yang bersangkutan (ada) saat penggerebekan di Solo tersebut," tuturnya.

Terungkap, Fabiola juga mempunyai ruang khusus untuk merias diri sebelum "tampil" dan membantu meyakinkan marketing untuk menipu korbannya.

"(Berarti memang ikut ngekos dari lama?) Betul, yang bersangkutan punya ruang sendiri termasuk ruang rias sendiri. Ada barang bukti meja rias," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Ditressiber Polda Jateng mengungkap jaringan scammer internasional yang bermarkas di Solo Baru, Sukoharjo. Tersangka menggunakan modus pendekatan emosional kepada para korban hingga berhasil menipu dan meraup keuntungan hingga Rp 41 miliar.

Perusahaan tersebut bernama PT Digi Global Konsultan yang berlokasi di Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo. Dari perusahaan itu, para pelaku melakukan penipuan terorganisir dengan jaringan lintas negara.




(apu/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads