Semarang - Tradisi Sesaji Rewanda di Gua Kreo terus dilestarikan warga Kandri, Semarang. Tradisi ini bentuk syukur warga dengan memberi makan monyet di kawasan tersebut.
Foto Jateng
Meriahnya Sesaji Rewanda di Gua Kreo Semarang
Kirab dan Ritual Sesaji Rewanda di Gua Kreo, Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang digelar pada Sabtu (28/3/2026). Sejumlah gunungan berisi palawija, buah-buahan, nasi tumpeng, ketupat, hingga sego kethek disiapkan untuk diarak.
Replika kayu jati disiapkan oleh sejumlah orang untuk diarak menuju Gua Kreo. Replika ini merupakan simbol legenda Sunan Kalijaga yang diminta mencari kayu jati untuk saka guru Masjid Agung Demak. Kayu itu kemudian dihanyutkan di sungai dan sempat tersangkut di aliran sekitar Gua Kreo.
Replika kayu jati dibopong oleh sejumlah orang menuju Gua Kreo. Saat kayu jati itu tersangkut di aliran sungai Gua Kreo, diyakini ada sejumlah monyet berwarna-warni yang menolong Sunan Kalijaga mengangkat kayu itu agar kembali hanyut menuju Masjid Agung Demak.
Usai kirab dan ritual Sesaji Rewanda selesai dilakukan, masyarakat berebut gunungan yang telah disediakan. Salah satu yang menjadi buruan adalah makanan khas warga setempat yang dibungkus daun jati bernama sego kethek.
Tiga gunungan buah-buahan diberikan khusus kepada monyet-monyet di Gua Kreo. Mereka berbondong-bondong mengambil dan memakan buah-buahan tersebut.











































