Karnaval Budaya Klaten Angkat Jejak Kejayaan Mataram Kuno

Karnaval Budaya Klaten Angkat Jejak Kejayaan Mataram Kuno

Achmad Husain Syauqi - detikJateng
Rabu, 19 Agu 2026 10:20 WIB
Karnaval budaya tahun 2026 di Jalan Pemuda Klaten.
Foto: Dok. Pemkab Klaten
Klaten -

Karnaval Budaya Klaten tahun 2026 mengangkat tema Mataram Kuno. Karnaval menghadirkan ragam pertunjukan seni dan kreativitas masyarakat yang menggambarkan jejak sejarah serta kekayaan budaya Klaten dari 26 Kecamatan dan komunitas.

Melalui karnaval ini, nuansa kejayaan Mataram Kuno dihidupkan kembali dalam balutan kostum, seni pertunjukan, dan berbagai kreasi budaya, pada Rabu (18/08/2026) di sepanjang Jalan Pemuda Klaten. Tampilan mulai dari cerita Candi Plaosan, Gunung Merapi, Yaa Qowiyyu, Candi Merak, Umbul, berbagai tarian hingga payung Juwiring lengkap disajikan dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan bahwa karnaval budaya kali ini mengangkat kejayaan Klaten pada masa lalu. Menurut Hamenang, keberadaan Kerajaan Medang menjadi salah satu bagian penting dalam sejarah Klaten yang perlu terus diperkenalkan kepada masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melalui karnaval budaya tersebut, sejarah dan kejayaan masa lalu diharapkan dapat kembali dikenalkan sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun kebanggaan masyarakat.

"Untuk membangkitkan kembali kejayaan kita di masa lalu, kita kenalkan sejarah Klaten di masa lampau atau Mataram Kuno. Maka ada 28 kontingen dari 26 Kecamatan dan lainnya, yang akan menceritakan sejarah tersebut," terangnya.

ADVERTISEMENT

Ia berharap kegiatan budaya tersebut tidak hanya menjadi sarana pelestarian sejarah dan budaya, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Sementara itu, salah satu peserta, Camat Tulung Hendri Pamungkas, mengatakan sangat antusias mengikuti karnaval budaya dengan mengenakan pakaian Begawan Tirta Amerta.

"Kami melibatkan perangkat desa dan mahasiswa KKN dalam latihan. Kami mengangkat tema air kehidupan karena Kecamatan Tulung memiliki sejumlah mata air alami," jelasnya.

Kemudian, diantara ribuan masyarakat yang hadir, Rini mengaku senang bisa melihat karnaval dengan tema Mataram Kuno.

"Saya dari Desa Belateran, nonton bareng sama adik, dan kakak. Senang sekali bisa melihat karnaval," pungkasnya.



(ega/ega)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads