Kalender Jawa Minggu Legi 28 Juni 2026: Hari Baik Tanam Buah-buahan

Penanggalan Jawa

Kalender Jawa Minggu Legi 28 Juni 2026: Hari Baik Tanam Buah-buahan

Tim detikJateng - detikJateng
Minggu, 28 Jun 2026 08:18 WIB
Ilustrasi menanam buah
Ilustrasi menanam buah. Foto: Getty Images/eclipse_images
Solo -

Hari ini, Minggu (28/6/2026) bertemu dengan pasaran Legi. Dalam penanggalan Jawa, hari ini juga bertepatan dengan 12 Sura 1960, berada di Tahun Be, Windu Sancaya dan Wuku Langkir.

Weton

Weton (hari kelahiran) Minggu Legi atau Ngahad Legi memiliki neptu 10. Pada umumnya, pemilik weton ini banyak keinginannya, pandai menyembunyikan perasaan dan cerdik dalam memecahkan masalah yang pelik dan misterius.

Pangarasan

Pangarasan pada weton ini adalah Aras Pepet. Artinya sering prihatin, hidup menderita dan serba kekurangan, yang diinginkan sulit tercapai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pancasuda

Sedangkan Pancasuda weton ini adalah Sumur Sinaba, artinya dadi pangungsening kapinteran atau pandai dan berwawasan luas serta dapat menjadi pelindung para sanak keluarganya. Dengan pengetahuan yang memadahi, tak mengherankan jika ia sering dicari orang karena petuah dan nasihatnya.

ADVERTISEMENT

Wuku Langkir

Lambang dewanya Bathara Berawa (Bathara Kala), berwatak angkara, mengusik orang lain. Akan tetapi jika berupaya menempuh laku kewaskitaan segera memahami, disebabkan oleh hatinya yang tajam dan pandai, sehingga apa yang diajarkan kepadanya segera dapat dikuasai.

Kayunya ingas dan cemara yang roboh, artinya tak dapat dipakai berteduh. Wataknya pemberani, lagi pula senang dipuji. Bagaikan gunung bergemuruh, apa yang dibicarakan menakutkan, tapi tidak berefek negatif.

Lambangnya banteng yang berani, pemberani namun kurang perhitungan. Bahayanya jika bertengkar, melakukan kejahatan, dan dijahili orang.

Kala di Tenggara, selama 7 hari di wuku tersebut jangan pergi ke Tenggara untuk urusan yang sangat penting.

Minggu Legi Wuku Langkir

Pada hari Ahad Legi, di wuku ini adalah hari yang baik untuk menanam segala jenis tanaman buah-buahan dan semua yang ditanam akan berpotensi mendapatkan hasil panen yang berlimpah ruah dan sangat besar manfaatnya.

[Diasuh oleh Ki Totok Yasmiran, ahli penanggalan Jawa dari Museum Radyapustaka Solo. Tayang rutin di detikJateng setiap pagi. Temukan wetonmu DI SINI]




(apu/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads