Setiap hari Kamis, banyak masyarakat Jawa bertanya-tanya, hari ini malam Jumat apa ya? Hari Jumat dianggap istimewa karena penuh makna, terkait mitos, dan kearifan lokal yang masih diyakini turun-temurun.
Menurut buku Primbon Pakuwon Bayi Lahir karya Sutikno dkk., pasaran adalah siklus kalender Jawa yang berotasi setiap lima hari: Pon, Wage, Kliwon, Legi, dan Pahing. Siklus pasaran ini berjalan selaras dengan siklus mingguan tujuh hari yang digunakan dalam kalender Masehi. Gabungan keduanya membentuk weton, seperti Rabu Legi, Senin Pahing, atau Jumat Kliwon.
Bagi masyarakat Jawa, weton bukan sekadar penanda lahir. Ia digunakan untuk membaca karakter, watak, dan kecenderungan rezeki seseorang, sekaligus menjadi dasar penentuan hari baik untuk pernikahan, pindah rumah, memulai usaha, atau menghindari waktu yang dianggap kurang membawa keberuntungan. Lantas, hari ini malam Jumat apa? Cek wetonnya dalam uraian kalender Jawa besok 13 Maret 2026 di bawah ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hari Ini Malam Jumat Apa?
Ketika ada orang bertanya "hari ini malam Jumat apa?", sejatinya yang ingin diketahui adalah pasarannya. Untuk tanggal 13 Maret 2026, banyak masyarakat Jawa penasaran dengan weton malam Jumatnya dan ingin mengetahui apa yang dibawa hari dan pasaran tersebut bagi karakter, watak, dan keberuntungan seseorang.
Perlu dipahami bahwa pergantian hari kalender Jawa bertepatan dengan terbenamnya Matahari. Waktunya sama dengan kalender Hijriah, tetapi berbeda dengan kalender Masehi yang pergantian harinya terjadi pukul 00.00 malam.
Dengan demikian, sejak Matahari terbenam di hari Kamis 12 Maret 2026, malam Jumat sudah dimulai dan pasarannya otomatis mengikuti. Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan Kemenag RI, hari ini adalah malam Jumat Wage.
- Hari: Jumat
- Pasaran: Wage
- Weton: Jumat Wage
- Neptu: 9 (Jumat 6 + Wage 3)
Kalender Jawa 13 Maret 2026
Dalam penanggalan Jawa, tanggal 13 Maret 2026 jatuh pada Jumat Wage. Penentuan ini berasal dari perpaduan antara siklus tujuh hari (Senin sampai Minggu) dengan siklus lima hari pasaran Jawa, yaitu Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Kombinasi antara hari dan pasaran tersebut kemudian membentuk yang disebut sebagai weton.
Menurut Primbon Pakuwon Bayi Lahir karya Sutikno dkk, pergantian hari tidak dimulai pada tengah malam seperti kalender Masehi, melainkan sejak matahari terbenam. Karena itu, ketika matahari sudah terbenam pada Kamis sore, masyarakat Jawa sudah memasuki malam Jumat dan pasarannya ikut mengikuti hitungan tersebut. Dengan demikian, sejak malam hari itulah weton Jumat Wage sudah mulai berlaku.
Menurut penjelasan dalam primbon tersebut, Jumat Wage berada pada wuku Warigagung yang dinaungi oleh Betara Asmara. Wuku Warigagung sering dimaknai sebagai lambang seseorang yang memiliki banyak tutur kata atau kemampuan berbicara. Sementara pengaruh Betara Asmara melambangkan sifat manusia yang mudah tersentuh perasaannya, cenderung pendiam, tetapi tetap tenang dalam menjalankan pekerjaan.
Primbon juga menyebutkan beberapa simbol yang berkaitan dengan wuku ini. Misalnya burung kepala jatha yang melambangkan sifat terlalu berhati-hati tetapi gemar bergaul dengan orang banyak. Kemudian pohon kemuning yang dimaknai sebagai lambang seseorang yang baik hati lahir dan batin serta disayangi oleh para pembesar.
Selain itu terdapat lambang dua buah gedung dengan pintu berbeda keadaan, satu terbuka dan satu tertutup. Lambang tersebut dimaknai sebagai sifat murah hati. Sementara simbol kaki yang berada di kebun menggambarkan seseorang yang berhati-hati dalam menjalankan pekerjaan maupun mengambil keputusan dalam hidupnya.
Berdasarkan keterangan tersebut, kalender Jawa pada 13 Maret 2026 tidak hanya menunjukkan perpaduan hari dan pasaran, tetapi juga memuat berbagai unsur lain seperti wuku, dewa yang menaungi, serta simbol-simbol yang memiliki makna tertentu dalam tradisi primbon Jawa.
Watak Weton Jumat Wage
Menurut buku 60 Detik Langsung Bisa Membaca Kepribadian & Sifat Orang Terdekatmu karya Balqis Khayyirah, orang Jumat Wage terkenal pengasih dan berjiwa sosial tinggi. Mereka mudah merasa iba terhadap orang lain, selalu siap membantu, tulus, dan setia.
Kejujuran dan hati yang murni menjadi ciri khas, sementara mereka jarang membesar-besarkan kemampuan diri. Ketegaran menjadi salah satu sifat utama mereka, membuat mereka mampu menghadapi cobaan hidup dengan sabar.
Primbon Pakuwon Bayi Lahir karya Sutikno dkk menambahkan lapisan karakter lain. Orang Jumat Wage cenderung pendiam, tenang, namun kadang mudah kecewa. Mereka suka menyepi dan memiliki perilaku seperti kerbau atau sapi: jinak, patuh, tetapi bisa marah atau ceroboh saat diperlakukan tidak adil.
Mereka gemar mencari ilmu, halus budi pekertinya, dan mampu menempatkan diri di tengah berbagai situasi. Dalam hal sosial, mereka murah hati, rela membantu keluarga, dan mampu menjalin hubungan harmonis dengan siapapun.
Menurut Primbon Betaljemur Adammakna karya K.P.H. Cakraningrat, orang Jumat Wage banyak bicara tapi tepat, ikhlas, dan selalu berhati-hati. Mereka gemar memberi, dicintai sahabat dan sanak keluarga, namun kadang kurang peduli jika terlalu senang atau terlalu nyaman.
Mereka suka menasihati dan melarat dalam arti selalu rendah hati dalam berbicara, semurni-murninya kudu-kudu resik dan segala perilaku harus terlihat bersih, seolah selalu suci.
Perjalanan Hidup Jumat Wage
Menurut Primbon Pakuwon Bayi Lahir karya Sutikno dkk dan Primbon Betaljemur Adammakna karya KPH Cakraningrat, perjalanan hidup orang yang lahir Jumat Wage dibagi menurut usia dengan fase keberuntungan berbeda. Masa kanak-kanak hingga remaja (0-16 tahun) membawa untung, usia 17-24 tahun fase sri, usia 25-36 tahun fase rezeki, usia 37-48 tahun kembali fase untung, dan usia 49-70 tahun mencapai puncak jaya.
Dalam pekerjaan, mereka cenderung berhasil dalam perdagangan atau usaha sosial, dan dikenal telaten dalam menjalankan tanggung jawab. Penyakit yang kerap muncul adalah sakit kepala ringan, sementara tips penangkal kesialan termasuk mandi suci dengan air merang ketan, pakaian kuning saat mandi, serta doa ruwah. Ajimat yang dianjurkan adalah cincin emas tanpa rajah, dan kain penolak berwarna ungu atau kuning.
Orang Jumat Wage juga memiliki perilaku luhur: rela menahan kemiskinan, rela hati jika diminta harta oleh sanak keluarga, dan selalu menempatkan diri dengan bijak dalam setiap hubungan sosial. Mereka mampu menahan diri dan tetap murah hati, serta menjadi tumpuan bagi sahabat, keluarga, dan lingkungan sekitar.
Dengan memahami weton Jumat Wage, masyarakat Jawa percaya bahwa karakter, watak, dan perjalanan hidup dapat diprediksi, dari kepribadian hingga keberuntungan di setiap fase usia. Tradisi ini tetap menjadi bagian penting dari kearifan lokal Jawa yang kaya.
Kalender Jawa Maret 2026 dengan Neptunya
Berikut daftar weton dalam kalender Jawa Maret 2026 yang disusun berdasarkan catatan detikJateng dan Kalender Falakiyah NU Bojonegoro.
- 1 Maret 2026
Tanggalan Jawa: 12 Poso 1959 Dal
Weton: Minggu Pahing
Neptu: 14 - 2 Maret 2026
Tanggalan Jawa: 13 Poso 1959 Dal
Weton: Senin Pon
Neptu: 11 - 3 Maret 2026
Tanggalan Jawa: 14 Poso 1959 Dal
Weton: Selasa Wage
Neptu: 7 - 4 Maret 2026
Tanggalan Jawa: 15 Poso 1959 Dal
Weton: Rabu Kliwon
Neptu: 15 - 5 Maret 2026
Tanggalan Jawa: 16 Poso 1959 Dal
Weton: Kamis Legi
Neptu: 13 - 6 Maret 2026
Tanggalan Jawa: 17 Poso 1959 Dal
Weton: Jumat Pahing
Neptu: 15 - 7 Maret 2026
Tanggalan Jawa: 18 Poso 1959 Dal
Weton: Sabtu Pon
Neptu: 16 - 8 Maret 2026
Tanggalan Jawa: 19 Poso 1959 Dal
Weton: Minggu Wage
Neptu: 9 - 9 Maret 2026
Tanggalan Jawa: 20 Poso 1959 Dal
Weton: Senin Kliwon
Neptu: 12 - 10 Maret 2026
Tanggalan Jawa: 21 Poso 1959 Dal
Weton: Selasa Legi
Neptu: 8 - 11 Maret 2026
Tanggalan Jawa: 22 Poso 1959 Dal
Weton: Rabu Pahing
Neptu: 16 - 12 Maret 2026
Tanggalan Jawa: 23 Poso 1959 Dal
Weton: Kamis Pon
Neptu: 15 - 13 Maret 2026
Tanggalan Jawa: 24 Poso 1959 Dal
Weton: Jumat Wage
Neptu: 10 - 14 Maret 2026
Tanggalan Jawa: 25 Poso 1959 Dal
Weton: Sabtu Kliwon
Neptu: 17 - 15 Maret 2026
Tanggalan Jawa: 26 Poso 1959 Dal
Weton: Minggu Legi
Neptu: 10 - 16 Maret 2026
Tanggalan Jawa: 27 Poso 1959 Dal
Weton: Senin Pahing
Neptu: 13 - 17 Maret 2026
Tanggalan Jawa: 28 Poso 1959 Dal
Weton: Selasa Pon
Neptu: 10 - 18 Maret 2026
Tanggalan Jawa: 29 Poso 1959 Dal
Weton: Rabu Wage
Neptu: 11 - 19 Maret 2026
Tanggalan Jawa: 30 Poso 1959 Dal
Weton: Kamis Kliwon
Neptu: 16 - 20 Maret 2026
Tanggalan Jawa: 1 Sawal 1959 Dal
Weton: Jumat Legi
Neptu: 11 - 21 Maret 2026
Tanggalan Jawa: 2 Sawal 1959 Dal
Weton: Sabtu Pahing
Neptu: 18 - 22 Maret 2026
Tanggalan Jawa: 3 Sawal 1959 Dal
Weton: Minggu Pon
Neptu: 12 - 23 Maret 2026
Tanggalan Jawa: 4 Sawal 1959 Dal
Weton: Senin Wage
Neptu: 8 - 24 Maret 2026
Tanggalan Jawa: 5 Sawal 1959 Dal
Weton: Selasa Kliwon
Neptu: 11 - 25 Maret 2026
Tanggalan Jawa: 6 Sawal 1959 Dal
Weton: Rabu Legi
Neptu: 12 - 26 Maret 2026
Tanggalan Jawa: 7 Sawal 1959 Dal
Weton: Kamis Pahing
Neptu: 17 - 27 Maret 2026
Tanggalan Jawa: 8 Sawal 1959 Dal
Weton: Jumat Pon
Neptu: 13 - 28 Maret 2026
Tanggalan Jawa: 9 Sawal 1959 Dal
Weton: Sabtu Wage
Neptu: 13 - 29 Maret 2026
Tanggalan Jawa: 10 Sawal 1959 Dal
Weton: Minggu Kliwon
Neptu: 13 - 30 Maret 2026
Tanggalan Jawa: 11 Sawal 1959 Dal
Weton: Senin Legi
Neptu: 9 - 31 Maret 2026
Tanggalan Jawa: 12 Sawal 1959 Dal
Weton: Selasa Pahing
Neptu: 12
Demikian penjelasan singkat mengenai hari ini malam Jumat apa dengan uraian weton kalender Jawa besok 13 Maret 2026 dan wataknya. Semoga bermanfaat, Lur!
Artikel ini ditulis oleh Shakti Brammaditto Widya Fachrezzy peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom
(sto/apu)
