Kalender Jawa Selasa Wage 3 Maret 2026: Suka Mengalah

Penanggalan Jawa

Kalender Jawa Selasa Wage 3 Maret 2026: Suka Mengalah

Tim detikJateng - detikJateng
Selasa, 03 Mar 2026 06:00 WIB
Hari ini, Selasa (3/3/2026) bertemu dengan pasaran Wage. Dalam penanggalan Jawa, pemilik weton ini digambarkan sebagai orang yang suka mengalah.
Ilustrasi kalender Maret 2026. Foto: Getty Images/shironagasukujira.
Solo -

Hari ini, Selasa (3/3/2026) bertemu dengan pasaran Wage. Dalam penanggalan Jawa, hari ini juga bertepatan dengan 14 Pasa 1959, berada di Tahun Dal, Windu Sancaya dan Wuku Wugu

Rabu Wage

Weton (hari kelahiran) Selasa Wage memiliki neptu 7. Kecenderungan positifnya pemilik weton ini dalam pergaulan suka mengalah, suka membantu orang lain, berpola fikir maju dan senang melakukan pengamatan mengenai hal-hal yang menarik. Hanya saja sayangnya sifatnya pencemburu, hatinya agak keras dan mudah tersinggung.

Pangarasan

Pangarasan pada weton ini adalah Lakuning Bumi. Wataknya pemurah, suka memberi, dan melindungi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pancasuda

Sedangkan Pancasuda, Lebu Katiyup Angin. Artinya, apa yang diingikan sulit tercapai. Usaha yang dijalankan sering gagal ataupun sulit mencapai kemajuan. Karenanya perlu kesungguhan yang lebih untuk meraih keinginannya.

ADVERTISEMENT

Wuku Wugu

Wuku Wugu, dilambangkan dengan dewa Bethara Singajalma, wataknya banyak akal, pandai, pengertian dan lapang dada. Gedungnya tertutup di belakang, bersifat agak sombong dan pelit.

Pohonnya wuni, siapa saja yang melihat ingin makan, tetapi setelah makan malah mencela dan kurang merasa percaya diri. Burungnya kepodang, berwatak cemburuan, senang berkumpul dengan orang banyak, pandai bergaul.

Bagaikan langit yang luas, luas wawasannya. Bahayanya dengan teman sendiri. Hati-hatilah dengan ular dan teluh, ini amat mencelakakan. Kala ada di selatan, selama tujuh hari di wuku ini jangan pergi ke arah selatan untuk suatu hal yang sangat penting.

Selasa Wage Wuku Wugu

Pada hari Selasa Wage di wuku ini adalah hari yang baik untuk menyemai atau menanam benih karena akan mendapatkan hasil yang baik dari benih yang ditanam.

[Diasuh oleh Ki Totok Yasmiran, ahli penanggalan Jawa dari Museum Radyapustaka Solo. Tayang rutin di detikJateng setiap pagi. Temukan wetonmu DI SINI]




(apl/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads