Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Gunung Sumbing, akhirnya padam. Luas lahan yang terbakar mencapai 974 hektare.
"Alhamdulillah wilayah Wonosobo, Temanggung dan Magelang, sudah padam," kata Administratur (Adm) KPH Kedu Utara, Dimyati, saat dihubungi detikJateng, Sabtu (24/10/2026).
Meski di tiga wilayah padam, kata Dimyati, Perhutani bersama pengelola basecamp bersama relawan tetap melakukan pemantauan.
"Sudah, sudah (per hari ini padam). Kami tetap memantau dan melakukan penyisiran," sambungnya.
"(Total luasan terbakar) 974 (hektare) yang terbakar. Luas area yang terbakar," tegasnya.
Adapun luas total terbakar 974 hektare, katanya, berada di tiga kabupaten. Ketiga kabupaten meliputi Wonosobo, Temanggung dan Magelang.
Sebagaimana diberitakan, kebakaran di Gunung Sumbing di wilayah Magelang dan Wonosobo sudah padam. Adapun titik asap yang terlihat per hari ini di wilayah Temanggung.
"Satu titik di Glapansari (Temanggung). Mendekati aman karena yang di Wonosobo dan Magelang dari kemarin sudah padam," kata Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, saat dihubungi detikJateng, Sabtu (24/10).
Adapun temuan tersebut merupakan hasil pemantauan pada hari ini pukul 10.00 WIB. Adapun upaya pemadaman water bombing via helikopter tidak dapat dilakukan sebab faktor cuaca.
"Tadi helikopter mau water bombing sempat melintas di Gunung Sumbing. Hanya saja cuaca nggak baik akhirnya kembali," sebutnya.
Bergas menyebut total lahan Gunung Sumbing yang terdampak kebakaran di Temanggung mencapai 344 hektare. Namun, satu titik asap di Glapansari masih belum bisa dihitung luasannya.
"344,18 (hektare) itu di Temanggung. Di Wonosobo 362 hektare," ungkapnya.
Hingga kini pihaknya masih melakukan pemantauan. Bergas berharap hujan dapat membantu pemadaman.
"Masih dilakukan pemantauan," tuturnya.
Lebih lanjut, Bergas belum bisa menyebut titik asap di Gunung Sumbing wilayah Temanggung apakah terdapat api. Sebab, api akan terlihat pada malam hari.
"Kalau kondisi siang begini yang ada hanya asap. Tapi kalau malam itu kan dia (api) cahayanya itu kan kelihatan sekali itu," terangnya.
Terpisah, Asper Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Magelang, Yulianto juga memastikan kebakaran hutan di Gunung Sumbing yang berada di wilayah Magelang sudah sepenuhnya padam.
"Alhamdulillah berkah Gusti Allah SWT, Gunung Sumbing wilayah Kabupaten Magelang sudah padam," kata Yulianto.
"Padam mulai kemarin (Jumat) kurang lebih pukul 14.00 WIB," sambungnya.
Luasan yang terbakar di wilayah Kabupaten Magelang meliputi Kecamatan Kajoran dan Kaliangkrik, kata Yulianto, ada 213,4 hektare.
"Jumlah luas baku 335,42 hektare, jumlah yang terbakar 213,4 hektare," kata Yulianto.
Untuk kegiatan yang dilakukan hari ini, kata Yulianto, hari ini masih ada kegiatan pemantauan.
"Hari ini masih ada giat pemantauan," tambahnya.
Sebagai informasi, Gunung Sumbing berada di tiga wilayah, yakni Temanggung, Magelang dan Wonosobo. Pemkab Wonosobo juga telah menetapkan status tanggap darurat hari ini.
"Hasil rapat kita hari ini dengan Forkompimda kita naikkan status menjadi tanggap darurat," kata Kepala BPBD Wonosobo, Sumekto Hendro, saat dihubungi awak media, Rabu (21/10).
Simak Video "Berenang dan Menyusuri Panjangnya Kali Udal Gumuk di Magelang yang Menakjubkan "
(apu/apu)