2 Pelajar SMP Tewas Tertabrak Truk Tronton di Bawen Semarang

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Rabu, 21 Okt 2026 21:42 WIB
TKP kecelakaan maut merenggut dua nyawa pelajar SMP di Jalan Raya Ungaran - Bawen, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (21/10/2026). Foto: Dok Satlantas Polres Semarang
Semarang -

Kecelakaan maut antara sepeda motor dengan truk tronton terjadi di Jalan Raya Ungaran-Bawen, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang sore ini. Dua pelajar SMP menjadi korban meninggal dunia dalam peristiwa ini.

"Satu korban meninggal dunia di lokasi kejadian, satu korban lagi meninggal dunia setelah dilarikan ke rumah sakit dan menjalani perawatan," kata Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Semarang, Iptu Handriani saat dihubungi detikJateng, Rabu (21/10/2026).

"Inisial AEHC (14), pelajar SMP Negeri 1 Bawen, mengalami luka cedera kepala berat, nyeri gerak tangan kanan, perdarahan hidung dan mulut meninggal dunia di TKP. Inisial HJD (14), pelajar SMP Negeri 1 Bawen mengalami luka cidera kepala sedang, perdarahan hidung, meninggal dunia setelah penanganan di RS," imbuhnya.

Handriani menerangkan peristiwa ini terjadi sore tadi sekitar pukul 17.15 WIB. Kejadian bermula ketika satu unit truk boks bernomor polisi AB-8006-JN melaju dari arah Ungaran ke Bawen.

"Truk Nissan tandum box nopol AB-8006-JN melaju dari arah Ungaran menuju arah Bawen pada saat mengemudikan kendaraan kurang hati hati telah berbelok arah ke kanan jalan," ujar Handriani.

Handriani menjelaskan setibanya di TKP tepatnya depan APP Purinusa Ekapersada, dari arah berlawanan atau arah Bawen menuju arah Ungaran, melaju sepeda motor Yamaha Mio Seoul bernomor polisi H-4859-KV yang dikemudikan korban HJD.

Handriani menduga sepeda motor itu dikemudikan dengan kecepatan yang tinggi di jalanan yang licin. Kendaraan kemudian hilang kendali hingga terjatuh lalu menabrak truk tersebut.

"Berboncengan diduga dengan kecepatan tinggi, karena jalan licin hingga hilang kendali dan terjatuh dan menabrak ban belakang sebelah kiri truk Nissan tandum box. Karena jarak sudah dekat dan tidak bisa menghindar sehingga terjadi laka lantas," ungkap Handriani.

Handriani juga mengimbau kepada para orang tua agar tidak memperbolehkan anaknya mengendarai kendaraan bermotor agar tidak terulang peristiwa serupa.

"Mohon kepada para orang tua untuk selalu mengawasi anak-anaknya, bila belum memiliki SIM jangan berkendara di jalan raya karena sangat membahayakan diri sendiri dan pengendara lain," imbau Handriani.



Simak Video "Video: DPR Minta Operasi Kapal Tak Penuhi SOP Disetop Usai Kecelakaan KM Virgo"

(afn/apu)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork