Lagi! Satpol PP Brebes Temukan Sampah SPPG di Hutan

Lagi! Satpol PP Brebes Temukan Sampah SPPG di Hutan

Imam Suripto - detikJateng
Senin, 19 Okt 2026 15:47 WIB
Ilustrasi dilarang membuang sampah sembarangan
Ilustrasi dilarang buang sampah sembarangan. (Foto: (Getty Images/ryasick))
Brebes -

Sampah diduga berasal dari SPPG di Desa Dawuhan, Kecamatan Brebes, ditemukan berserakan di kawasan hutan lereng Gunung Slamet. Pihak SPPG menepis telah membuang sampah tersebut.

"Awalnya dari laporan masyarakat. Ada sampah SPPG yang dibuang sembarangan di kawasan hutan. Setelah dicek ternyata benar," ungkap Anggota Satpol PP Kecamatan Sirampog, Royani, Senin (19/10/2026).

Lokasi penemuan sampah SPPG ini tepatnya berada di kawasan hutan Desa Sridadi blok Watu Kunti dan jembatan. Dari penelusuran Royani, sampah di lokasi ini terdiri dari organik dan anorganik berupa kemasan bumbu, dan pembungkus bahan makanan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keberadaan sampah ini diduga sudah cukup lama, karena sampah organik sudah mengalami pembusukan. Royani menyebut dari temuan di lapangan, sampah ini diduga berasal dari SPPG Dawuhan 1 karena ditemukan sampah kertas angka kandungan gizi.

ADVERTISEMENT

"Dari lokasi ditemukan kertas angka kandungan gizi. Tercantum pula keterangan SPPG Dawuhan 1 Sirampog," tegas Royani.

Royani mengaku sudah menghubungi pemilik SPPG dan meminta agar sampah segera dibersihkan karena mencemari lingkungan. Namun, pihak SPPG bersikeras tidak membuang sampah langsung di lokasi tersebut.

Kertas angka gizi yang bertulisan SPPG Dawuhan 1 Brebes di hutan Gunung Slamet.Kertas angka gizi yang bertulisan SPPG Dawuhan 1 Brebes di hutan Gunung Slamet. Foto: Imam Suripto/detikJateng

SPPG Dawuhan Tepis Buang Sampah Sembarangan

Terpisah, Kepala SPPG Dawuhan 1, Fahmi Faizal mengatakan ada pihak yang sengaja akan menjatuhkan SPPG Dawuhan.

"Sudah dikonfirmasi dari hari Jumat kemarin bahwasanya itu ulah oknum yang ingin menjatuhkan SPPG Dawuhan 1. Terlihat sampah yang berserakan bukan dari SPPG Dawuhan 1 karena terdapat sampah-sampah yang bukan dari dapur kami. Terlebih kami tidak pernah membungkus sampah dengan karung yang lebih lucu lagi ada sampah plastik popok bayi yang jelas-jelas bukan dari kami," dalih Fahmi.

Dia menegaskan, SPPG Dawuhan 1, tidak pernah membuang sampah secara langsung. Fahmi menyebut sampah dibuang oleh pihak ketiga yang dibayar bulanan.

"Perlu digarisbawahi kami dari SPPG tidak pernah membuang sampah secara langsung, namun melalui pihak ketiga. Juga sudah terkonfirmasi oleh pihak ketiga itu bahwa mereka tidak pernah membuang sampah di tempat (kedua) tersebut dari informasi warga itu adalah sampah oknum warga," bebernya.

Menyinggung adanya kertas bertuliskan SPPG Dawuhan 1, Fahmi tegaskan ada oknum yang sengaja membuang ke lokasi sampah itu. Hal ini menimbulkan kesan sampah tersebut berasal dari SPPG Dawuhan 1.

"Mengenai tulisan SPPG Dawuhan 1 tersebut sudah pasti oknum yang membuang ke tempat tersebut demi menjatuhkan SPPG Dawuhan 1," sambungnya.

Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) Brebes, M Sodiq mengaku sudah menerima info tersebut.

"Segera tindaklanjuti agar dibersihkan. Karena akan mencemari kawasan hutan," kata Sodiq.

Diberitakan sebelumnya, timbunan sampah dari SPPG Dawuhan 1 ditemukan teronggok di kawasan hutan pinus. Pemkab Brebes kemudian memerintahkan untuk segera membersihkan sampah agar tidak mencemari lingkungan.



(ams/ahr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads