7 Mobil di Lahan Rumah Warga Borobudur Hangus Terbakar

Eko Susanto - detikJateng
Jumat, 16 Okt 2026 16:57 WIB
Petugas Damkar Kabupaten Magelang memadamkan kebakaran tujuh unit mobil rongsok di Sigug, Bumiharjo, Borobudur, Magelang, Jumat (16/10/2026). Foto: Eko Susanto/detikJateng
Magelang -

Kebakaran hebat melanda tujuh unit mobil rongsok yang diparkir di halaman belakang rumah warga Sigug, Desa Bumiharjo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

"Kami menerima laporan kebakaran pukul 13.45 WIB. Objek yang terbakar mobil rongsok, ada sembilan, yang kena (terbakar) tujuh unit," kata Kepala Seksi (Kasi) Pemadaman, Penyelamatan dan Evakuasi Korban, Damkar dan Satpol PP Kabupaten Magelang, Edy Priyanta kepada wartawan di lokasi kebakaran, Jumat (16/10/2026).

Kebakaran diduga dipicu oleh api dari pengelasan. Menurutnya, percikan api dari pengelasan mengenai busa jok sehingga mengakibatkan kebakaran.

"Kami terjunkan sekitar 20 personel dengan membawa mobil pemadam 2 unit. Terus, untuk mobil rescue dan ambulans 1, jadi ada 4 unit. Personel dari induk semua," sambungnya.

Adapun lokasi kebakaran ini berada di lahan belakang rumah. Sedangkan mobil pemadam kebakaran hanya sampai di jalan masuk terus menggunakan selang sekitar seratusan meter.

"Ya ini sekitar 100-an meter selang, ngolor selang," ujarnya.

Petugas Damkar Kabupaten Magelang memadamkan kebakaran tujuh unit mobil rongsok di Sigug, Bumiharjo, Borobudur, Magelang, Jumat (16/10/2026). Foto: Eko Susanto/detikJateng

Saksi mata, Mansur (30) warga Gemawang Temanggung mengatakan, saat ngelas mobil engkel, percikannya mengenai busa.

"Langsung merembet. Kebetulan cuaca pas panas. Saya ambil air untuk menyiram, tapi api membesar," kata Mansur.

Ia yang sedang mengelas mobil Mitsubishi Colt Diesel T200 atau dikenal dengan sebutan ceketer. Menurutnya, pemiliknya menjual spare part mobil-mobil tua.

"Saya kerja di sini sekitar 3 tahun. Saya bagian ngelas sama motongi, karyawan cuman saya," kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, pemilik mobil rongsok, Kusbari (70) mengatakan, mobil dijual rongsok termasuk spare part jika ada yang membutuhkan.

"7 unit terbakar. (Kerugian) Wah pada akhirnya nanti tetap dipotong dijual (rongsok). Sekitar 4 tahun (jual beli ini)," katanya.

"Yang dikhawatirkan kalau apinya membesar mengenai rumah. Kami kontrak 4 tahun," ujarnya.



Simak Video "Video Titik Panas Karhutla Kalimantan Melonjak, Kalteng Paling Parah "

(afn/dil)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork