Satu unit rumah di Kelurahan Bongsari, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, hangus terbakar. Api diduga berasal dari korsleting.
Pantauan detikJateng di lokasi, Jumat (9/10/2026) pukul 09.45 WIB, tampak dua unit armada Damkar Kota Semarang dikerahkan. Sejumlah anggota pemadam berupaya melakukan pendinginan.
Terlihat asap tipis masih mengepul dari lantai dua rumah terdampak. Tampak pula anggota kepolisian dan TNI di lokasi.
Masih tercium bau hangus bekas kebakaran saat itu. Sementara kondisi lantai dua rumah hanya tersisa seng dan rangka.
Pemilik rumah, Septianto, mengatakan dirinya tidak mengetahui betul kejadian awalnya. Dia menjumpai rumahnya telah terbakar.
"Saya kurang tahu kondisi awalnya bagaimana. Saya sampai rumah itu kondisi api sudah besar di lantai dua di kamar adik saya," kata pria yang akrab disapa Anto itu saat ditemui di lokasi siang ini.
Dia menerangkan, api kemungkinan berasal dari korsleting listrik di lantai dua. Saat itu adiknya yang bernama Riski tengah berada di kamar mandi di lantai dasar.
"Kemungkinan korsleting. Waktu itu kosong (tidak ada orang), adik saya di kamar mandi," ucapnya.
Dia pun langsung mematikan aliran listrik. Dia dan Riski juga menyelamatkan barang-barang di rumah.
"Langsung matikan listrik dan menyelamatkan barang-barang yang ada," sebutnya.
Saat menyelamatkan barang-barangnya, Anto terkena api dari atas. Adapun luka bakarnya di pergelangan tangan kanannya. Sementara adiknya mendalami sedikit luka bakar di tangan kanannya.
"Kan waktu di bawah ada api dari atas. Ada sebagian yang meleleh (apinya), iya (kena lelehan apinya)," terangnya.
Kerugian ditaksir mencapai Rp 30 juta untuk bagian bangunan. Adapun barang yang tidak berhasil diselamatkan berupa televisi.
"Kurang lebih tadi sekitar Rp 30 juta untuk fisik bangunannya. Untuk yang lain cuma elektro televisi satu," sebutnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Semarang Barat, AKP Suprapto, membenarkan api diduga berasal dari korsleting listrik sekitar pukul 09.30 WIB. Api membesar lantaran bangunan juga terdiri dari triplek.
"Untuk ini adalah korsleting listrik sekitar 09.30 WIB. Api dari lantai dua bangunan dari triplek," kata Suprapto saat ditemui di lokasi.
Dia mengatakan, pemilik rumah berupaya memadamkan api secara manual namun gagal. Damkar pun menerjunkan dua unit armadanya.
"Upaya pemadaman secara manual tidak bisa. Damkar dua unit. Luka hanya kena percikan api karena berupaya pemadaman manual," pungkasnya.
Simak Video "Menyebrangi Marine Bridge yang Menantang dengan Keamanan Terjamin di Semarang"
(apu/dil)