Mayat pria dalam kondisi terborgol ditemukan dalam rumah kosong di Desa Kebonadem, Kecamatan Brangsong, Kendal. Rumah itu statusnya sedang dikontrak oleh yayasan dari Jakarta, rencananya untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
"Rumah itu milik orang tua saya. Tapi statusnya sekarang dikontrak yayasan dari Jakarta atas nama Choirul Akbar. Bilangnya mau digunakan untuk SPPG, tapi katanya masih nunggu izin dari pusat turun," kata pemilik rumah, Azka Aulia, saat ditemui detikJateng di lokasi, Selasa (6/10/2026).
Azka mengatakan, rumah itu dikontrak oleh pihak yayasan selama 4 tahun sejak Februari lalu. Pengontrak itu sudah melakukan beberapa perbaikan pada rumah tersebut.
"Dikontraknya itu selama 4 tahun sejak Februari lalu. Setelah tanda tangan kontrak, langsung diperbaiki dan dicat," ujar dia.
Azka mengaku sudah menghubungi pengontrak. Dia menyebut pengontrak itu sedang menunaikan ibadah umrah.
"Tadi pagi saya sudah hubungi Pak Choirul, tapi slow respons karena beliaunya sedang ibadah umrah," kata dia.
Azka mengaku kaget saat dikabari oleh warga sekitar pukul 06.30 WIB tadi, bahwa di dalam rumah tersebut ditemukan sesosok mayat. Ia langsung menuju lokasi untuk mengecek.
"Saya dan ibu kaget juga, karena dikabari sama warga kalau ada mayat di dalam rumah yang dikontrakkannya. Saya dikabari sama warga itu sekitar pukul 06.30 WIB," pungkasnya.
Pantauan detikjateng, tim Jatanras Polda Jawa Tengah mendatangi lokasi kejadian sekitar pukul 10.30 WIB, disusul tim Inafis Polda Jawa Tengah.
Setelah berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Kendal dan Inafis Polres Kendal, tim Inafis Polda Jawa Tengah kemudian masuk ke dalam rumah tersebut. Hingga saat ini, polisi belum memberikan pernyataan terkait penemuan mayat tersebut.
Cerita Warga Temukan Mayat Terborgol
Diberitakan sebelumnya, penemuan mayat pria terborgol itu bikin geger warga Desa Kebonadem, Kecamatan Brangsong, Kendal, pagi tadi.
"Ya pagi tadi sekitar pukul 05.00 WIB ada mayat di dalam rumah kosong itu, pak. Mayatnya laki-laki posisinya di lantai atas dan kondisinya sudah busuk," kata salah satu warga RT 2 RW 4, Eko Mulyanto, kepada detikJateng di lokasi, Selasa (6/10/2026).
"Saya sama warga lainnya lari ke lantai atas dan lihat ada mayat posisinya telentang dengan tangan kiri terborgol di terali jendela. Karena mayatnya sudah busuk dan kondisinya tragis, kami semua lari keluar rumah," imbuhnya.
Eko menceritakan, awalnya sekitar pukul 04.00 WIB, dirinya mencium bau busuk yang menyengat. Saat dicari, bau itu berasal dari rumah kosong yang berada di pinggir jalan raya.
"Awalnya itu ada bau menyengat seperti bau busuk bangkai, itu sekitar pukul 04.00 WIB. Terus saya cari-cari asal baunya, ternyata dari rumah kosong itu," jelasnya.
Eko melanjutkan, dia melaporkan bau busuk tersebut kepada Ketua RW 4, Budiyanto.
"Karena saya takut, saya lapor ke Pak Budi, Ketua RW 4. Pak RW, saya dan warga lainnya langsung ke rumah itu mau ngecek," ujar dia.
Begitu masuk ke rumah kosong, Pak RW berteriak ada mayat laki-laki di lantai atas.
"Sampai di rumah itu, kami cari-cari baunya dari setiap kamar-kamarnya. Dari lantai atas pak RW teriak-teriak kalau ada mayat yang sudah membusuk," terangnya.
Eko berujar, begitu mendengar ada penemuan jenazah di lantai atas, warga berbondong-bondong untuk melihat. Namun, mereka lantas berlarian keluar setelah melihat kondisi mayatnya sudah membusuk dengan tangan terborgol di teralis.
Diwawancarai terpisah, Ketua RW 4 Desa Kumpulrejo, Budiyanto, membenarkan dirinya mendapat laporan dari Eko sekitar pukul 05.00 WIB soal bau busuk. Karena itu, dia dan sejumlah warga mencari ke rumah kosong untuk menemukan sumber bau tersebut.
"Saya itu dapat laporan dari Mas Eko sekitar pukul 05.00 WIB, terus saya ke rumah kosong dibantu warga untuk mencari asal bau busuknya," kata Budiyanto.
"Karena dalam rumah itu gelap, saya bawa senter dan kami sisir setiap ruangannya. Saya naik ke lantai atas dan menemukan mayat seorang laki-laki kondisinya membusuk, tangan kirinya terborgol," lanjutnya.
Budiyanto menambahkan, dia langsung melaporkan temuan itu ke Polsek Brangsong. "Kami langsung lapor ke Polsek Brangsong karena takut," pungkasnya.
Lihat juga Video 'Geger Satu Keluarga di Lampung Ditemukan Tewas dengan Sejumlah Luka':
(dil/afn)