Kernet Ungkap Sebab Tronton Terguling di Flyover Ganefo Mranggen Demak

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Senin, 05 Okt 2026 11:32 WIB
Penampakan truk bermuatan biji jagung yang terguling di flyover Ganefo, Mranggen, Demak, Senin (5/10/2026). Foto: Ardian Dwi Kurnia/detikJateng
Demak -

Kernet truk tronton bermuatan biji jagung yang terguling di Flyover Ganefo, Mranggen, Demak, menyebut sopirnya tidak mengantuk. Menurut dia, kecelakaan terjadi lantaran tidak ada penerangan di TKP.

"Katanya (sopir) sih nggak ngantuk. Sistem pandangan di sini kan penerangan di sini kan enggak ada," kata kernet tronton yang mengaku bernama Muhammad Tabarok (54) kepada detikJateng di TKP, Senin (5/10/2026).

Tabarok menyebut di lokasi ini kerap terjadi kecelakaan. Dia menyebut beberapa waktu lalu ada juga truk yang terguling.

"Terus memang di sini memang sering kejadian di sini. Sebelumnya saya, tadi kemarin tangki katanya baru 1 minggu, memang di sini rawan katanya. Saya kan bilang sama sopirnya, katanya nggak ngantuk, tapi gelap posisinya," urai Tabarok.

Tabarok menjelaskan tronton ini membawa biji jagung seberat 35 ton. Mereka berangkat dari Bojonegoro pada Minggu (4/10) sekitar pukul 21.00 WIB.

"Bawa jagung 35 ton dari Bojonegoro. Berangkat sekitar jam 21.00 WIB tadi malam mau ke Cikampek," ungkap Tabarok.

Sebelum peristiwa terjadi, Tabarok meminta izin kepada sopir untuk tidur. Dia pun terbangun beberapa saat sebelum peristiwa terjadi.

"Saya udah laporan sama sopirnya saya mau istirahat capek banget habis muat. Pas begitu mau tumpah langsung saya bangun, langsung guling saya jatuh ke atasnya sopir," jelas Tabarok.

Tabarok mengaku tidak mengalami luka. Namun sang sopir merasa sakit pada kaki sehingga dilarikan ke rumah sakit.

"Sopirnya di bagian kaki kanan katanya sakit. Sekarang di rumah sakit," tutur Tabarok.

Terpisah, anggota Unit Gakkum Sat Lantas Polres Demak, Bripka Nurhamid Afandi mengonfirmasi bahwa saat ini pengemudi truk tengah dirawat di rumah sakit. Tidak ada korban lain selain sopir tronton.

"Kondisi sopir tadi ndak papa, kemudian mengeluh ada sakit langsung dibawa ke RT Pelita untuk dilakukan perawatan," kata Afandi.

Hingga pukul 10.55 WIB, proses evakuasi tronton masih dilakukan. Salah satu truk evakuasi telah menambatkan tali untuk mengangkat tronton dan menumpahkan seluruh muatannya.

Diberitakan sebelumnya, truk bermuatan biji jagung terguling di Flyover Ganefo, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak pukul 03.30 WIB tadi. Arus lalu lintas di sekitar lokasi dibuka tutup akibat peristiwa ini.

"Terjadi kemacetan di Flyover Ganefo karena truk bermuatan biji jagung terguling," kata anggota Unit Gakkum Sat Lantas Polres Demak, Bripka Nurhamid Afandi saat ditemui detikJateng di lokasi, Senin (5/9).

Pantauan detikJateng di lokasi pukul 10.00 WIB, truk tronton putih bernomor polisi G-8380-OF itu berada di mulut flyover sisi timur. Truknya terguling ke arah utara.

Satu jalur dari arah Semarang menuju Grobogan telah terbuka setelah muatan yang tumpah berhasil dibersihkan. Petugas melakukan buka tutup jalur untuk mengurai kemacetan.

Arus lalu lintas dari arah Grobogan maupun Semarang mengalami kemacetan. Sesekali tampak pengendara yang ngeyel dan menerobos arahan petugas. Hal ini sempat membuat arus lalu lintas berhenti total karena jalur tidak muat.

Dua unit truk derek telah dikerahkan. Proses evakuasi kendaraan dan pembersihan muatan yang tumpah masih terus dilakukan.

"Muatan tadi nutup jalur semua, setelah dibersihkan bisa terbuka satu jalur sekitar jam 06.00 WIB," ujar Afandi.

Polisi menduga kecelakaan terjadi karena pengemudi mengantuk. Hal tersebut membuat truk menabrak median jalan hingga terguling.

"Sopir kemungkinan ngantuk, menabrak median jalan dan terbalik," ucap Afandi.

Afandi menyebut rekayasa arus lalu lintas yang kini diterapkan adalah buka tutup jalur. Ia juga mengimbau masyarakat dapat melewati jalur alternatif untuk mengurai kemacetan.

"Arus lalu lintas kita buka tutup. Dialihkan juga pengendara bisa melewati jalur dalam Desa Kembangarum," tutup Afandi.



Simak Video "Menyimak Cerita dan Doa di Acara Grebeg Besar Demak, Jawa Tengah"

(apu/ams)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork