Beredar di media sosial unggahan bernarasi seorang santri di Kabupaten Grobogan terbaring di rumah sakit karena dirundung senior. Polisi turun tangan mengusut peristiwa ini dan telah memeriksa sejumlah saksi.
Kabar tersebut diunggah salah satunya oleh akun Instagram @infogrobogan.id. Akun itu mengunggah foto seseorang tengah terbaring di kasur sebuah rumah sakit.
"Seorang santri kelas 8 berinisial ENMM di salah satu pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Grobogan diduga menjadi korban perundungan atau bullying oleh kakak kelasnya. Akibat kejadian tersebut, korban harus menjalani perawatan di rumah sakit," tulis akun itu dilihat detikJateng pada Kamis (24/9/2026).
Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Taufik Frida Mustofa membenarkan adanya kejadian tersebut. Taufik belum menjelaskan secara pasti lokasi kejadian dugaan perundungan tersebut. Namun menurut dia, peristiwa ini terjadi pada Selasa (22/9/2026) siang.
"Hari Selasa tanggal 22 September kurang lebih pukul 13.00 WIB," ujar Taufik saat diminta konfirmasi via telepon.
Taufik menyampaikan peristiwa ini telah dilaporkan kepada pihaknya pada Rabu (23/9/2026). Kejadian ini tengah ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Grobogan.
"(Laporan) sudah kami terima kemarin, kami tangani dari unit PPA," terang Taufik.
Pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi dan menduga ada dua anak di bawah umur yang terlibat dalam peristiwa ini. Pihaknya masih melakukan pendalaman terkait kronologi kejadian dan pemicu peristiwa ini.
"Sementara sudah diperiksa tiga saksi. (Yang terlibat) ada dua anak umur 13 tahun. Untuk keterangan lain sementara masih dalam pemeriksaan dan pendalaman," pungkas Taufik.
Simak Video "Video: Kontroversi Mas Bechi Setelah Bebas Bersyarat"
(afn/ahr)