Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT). Sebanyak 17 orang diamankan, termasuk mantan bupati Kebumen Arif Sugiyanto.
Ketika dikonfirmasi, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan Arif masuk daftar pihak yang dijerat OTT KPK. Sebagai informasi, OTT KPK ini berkaitan dengan suap pengurusan HGB.
"Salah satunya itu, pihak yang diamankan," jelas Budi dilansir detikNews (14/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui, Arif Sugiyanto adalah bupati Kebumen periode 2021-2024. Ia sempat mencoba mencalonkan diri lagi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, tetapi tak berhasil.
Berikut riwayat pendidikan, karier, hingga harta kekayaan Arif Sugiyanto.
Pendidikan Arif Sugiyanto
Menurut informasi dari laman resmi Info Pemilu KPU, Arif Sugiyanto memulai pendidikannya di SD Negeri 6 Panjer. Lulus tahun 1989, Arif lanjut ke SMP Negeri 3 Kebumen.
Dari SMP Negeri 3 Kebumen, pria kelahiran 10 Juni 1977 ini masuk SMA Negeri Prembun. Masa putih abu-abu ia jalani selama 3 tahun, dari 1992 hingga 1995.
Tak berhenti di jenjang sekolah menengah atas, Arif mengambil jurusan Hukum di Sekolah Tinggi Hukum Indonesia (STHI) Jakarta. Ia menuntaskan studi S1 dalam waktu 4 tahun, dari 2005 hingga 2009.
Terakhir, dirujuk dari laman resmi Pemerintah Daerah Kebumen, Arif mendapatkan gelar Magister Hukum (MH) dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto pada 14 Juni 2023. Ia diketahui mengambil program studi Hukum Ketatanegaraan.
Karier Arif Sugiyanto
Berdasarkan arsip detikNews, sebelum masuk dunia politik, Arif Sugiyanto berkarier sebagai polisi, tepatnya tahun 1997 hingga 2017. Kemudian, ia pensiun dengan pangkat terakhir komisaris polisi.
Dari polisi, Arif banting setir menjadi Komisaris PT Bumi Indonesia Properties. Pada 2018, Arif sempat mengisi jabatan bendahara Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kebumen.
Masuk 2019, Arif didapuk sebagai wakil bupati Kebumen untuk mengisi kekosongan. Sebab, wakil bupati Kebumen sebelumnya, Yazid Mahfudz diangkat sebagai bupati menggantikan Yahya Fuad yang terlibat kasus suap.
Dalam gelaran Pilkada 2020, Arif Sugiyanto maju sebagai bupati Kebumen dibersamai oleh Ristawati Purwaningsih. Menghadapi kotak kosong, Arif sukses menjadi bupati. Dikutip dari laman resmi KPU Kebumen, Arif dan Rista mendapat 60% dari total suara sah.
Arif kembali mencalonkan diri sebagai bupati Kebumen periode 2025-2029. Namun, Arif yang berpasangan dengan Ristawati Purwaningsih kalah suara dari pasangan Lilis Nuryani-Zaeni Miftah sehingga gagal menjadi bupati Kebumen periode 2.
Dilihat dari Keputusan KPU Kebumen Nomor 265 Tahun 2024, Lilis Nuryani-Zaeni Miftah mendapatkan 411.711 suara sah. Sementara itu, Arif Sugiyanto-Ristawati Purwaningsih memeroleh 328.958 suara sah.
Riwayat Organisasi Arif Sugiyanto
- Bendahara PCNU Kebumen (2018-2023)
- Ketua PJSI Kebumen (2019-2024)
- Ketua IPSI Kebumen (2019-2024)
- Wakil Ketua LPBH NU Jawa Tengah (2024)
Harta Kekayaan Arif Sugiyanto
Berdasarkan penelusuran detikJateng di laman e-LHKPN KPK pada Selasa (15/9/2026), Arif Sugiyanto terakhir melaporkan kekayaannya pada 27 Maret 2024 periodik 2023. Dalam laporan itu, ia tercatat memiliki kekayaan bersih Rp 16.612.062.322 (16 miliar).
Porsi terbesar kekayaannya adalah harta lain sebesar Rp 7.250.000.000. Kemudian, disusul kekayaan tanah dan bangunan yang tersebar di Bekasi dan Kebumen.
Dua tanah dan dua tanah plus bangunan yang dimilikinya memiliki nilai Rp 6.505.714.285. Selain kekayaan tanah dan bangunan, harta kekayaan Arif tersusun atas:
- Alat transportasi dan mesin: Rp 1.535.000.000
- Harta bergerak: Rp 541.000.000
- Kas dan setara kas: Rp 1.235.043.839
- Harta lain: Rp 7.250.000.000
- Utang: Rp 454.695.802
Demikian profil ringkas Arif Sugiyanto, eks bupati Kebumen yang turut dijerat OTT KPK.
