MTQ Nasional XXXI di Jateng Bawa Pesan Damai dan Eratkan Kebersamaan

Angelina Vioni - detikJateng
Minggu, 13 Sep 2026 10:51 WIB
Foto: Dok. Pemprov Jateng
Jakarta -

Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI yang digelar di Jawa Tengah tidak hanya menjadi ajang perlombaan bagi para kafilah dari 37 provinsi. Gelaran ini juga membawa pesan untuk memancarkan kedamaian, kebersamaan, kolaborasi, dan keberagaman.

Hal ini disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dalam acara pembukaan MTQ Nasional XXXI tahun 2026 di Lapangan Pancasila, Simpanglima, Kota Semarang, Sabtu (12/9).

"MTQ di Kota Semarang Jawa Tengah ini untuk memancarkan kedamaian ke seluruh Indonesia dan dunia," katanya dalam keterangan tertulis, Minggu (13/9/2026).

Ia berterima kasih kepada Kementerian Agama dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Pusat yang telah memberikan kepercayaan kepada Jawa Tengah sebagai tuan rumah. Menurutnya, MTQ bukan sekadar perlombaan membaca dan menghafal Al-Qur'an. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang yang mempertemukan masyarakat dari berbagai agama dan latar belakang.

"Di tengah-tengah kita ada pimpinan daerah yang mempunyai latar belakang berbeda. Ini menunjukkan MTQ tidak hanya milik umat Islam, tetapi menjadi ruang kebersamaan bagi seluruh masyarakat di Indonesia," ujarnya.

MTQ Nasional XXXI diikuti 2.242 peserta dari 37 provinsi. Mereka akan berkompetisi dalam delapan cabang dengan 24 golongan dan 48 kategori musabaqah.

"MTQ Nasional ini jauh dari kepentingan apa pun, termasuk dari sekadar juara. Saya meyakini bahwa seluruh peserta adalah juara karena telah membaca dan mengamalkan Al-Qur'an," katanya.

Ia mengatakan kehadiran para kepala daerah dan kafilah dari seluruh Indonesia juga akan berdampak pada perputaran ekonomi di Kota Semarang dan Jawa Tengah. Terlebih, masing-masing daerah juga membawa produk-produk UMKM untuk dipamerkan hingga 20 September 2026.

"MTQ Nasional ini implikasinya tidak hanya kepada UMKM di Jawa Tengah tapi seluruh provinsi, karena para gubernur membawa UMKM-nya ke tempat kita. Diperkirakan hampir Rp1,2 triliun perputaran ekonomi pada MTQ Nasional di tempat kita ini," jelasnya.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, turut mengapresiasi kemeriahan MTQ Nasional XXXI di Jawa Tengah. Gelaran ini menurutnya menjadi ruang untuk membentuk sumber daya manusia yang cerdas dan berakhlak mulia.

"Ini juga ajang silaturahmi dari berbagai daerah di Indonesia. Di sini bertanding iya tetapi paling utama saking mengenal dan bersatu," katanya.

Menteri Agama, Nasaruddin Umar, juga menilai penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI di Jawa Tengah berlangsung meriah. Selain perlombaan, terdapat berbagai kegiatan pendukung, seperti seminar yang diikuti hampir 5.000 orang serta pameran UMKM.

"Kecintaan masyarakat Jawa Tengah dengan Al-Quran ini sangat besar. Pada MTQ Nasional di Jawa Tengah ini juga ada penambahan beberapa cabang perlombaan termasuk kaligrafi digital, juga melibatkan AI juga. Tempatnya juga lebih menyatu, antar venue lebih terkonsentrasi," ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, berharap pelaksanaan MTQ Nasional XXXI dapat membawa cahaya dan harmoni menuju Indonesia Emas yang berkeadilan. Ia juga memiliki kesan tersendiri tentang Jawa Tengah, baik keramahan masyarakat, kuliner yang enak, maupun ekonomis. Untuk itu, ia berharap pelaksanaan MTQ Nasional XXXI dapat berjalan lancar.

Sebagai tambahan, acara ini turut dihadiri oleh 13 dari berbagai provinsi, meliputi Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Gubernur Jambi Al Haris, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhammad Iqbal, Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena, Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, dan Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu.

Sementara tujuh wakil gubernur (wagub) juga turut hadir, yakni Wagub Daerah Istimewa Yogyakarta Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam X, Wagub Sumatera Barat Vasko Ruseimy, Wagub Lampung Jihan Nurlela, Wagub Sumatera Utara Surya, Wagub Kalimantan Tengah Edy Pratowo, Wagub Papua Barat Mohammad Lakotani, dan Wagub Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen.



Simak Video "Dikecam Ganjar, Pemeriksaan Kades soal Dugaan Korupsi Jalan Terus"

(akn/ega)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork