Warga Jateng Ajak Anak Kenalkan Al-Qur'an di MTQ Nasional 2026

Warga Jateng Ajak Anak Kenalkan Al-Qur'an di MTQ Nasional 2026

Hana Nushratu Uzma - detikJateng
Minggu, 13 Sep 2026 10:07 WIB
Pemprov Jateng
Foto: Dok. Pemprov Jateng
Jakarta -

Antusiasme masyarakat mewarnai pembukaan Majelis Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng). Ribuan warga dari berbagai daerah hadir bersama para kafilah dari seluruh Indonesia, termasuk orang tua yang sengaja mengajak anak-anak mereka untuk menyaksikan langsung kemeriahan MTQ Nasional.

Salah satunya warga Pedurungan, Kota Semarang, Said Ainun Mujab. Ia datang bersama istri serta kedua anaknya yang berusia 8 dan 3 tahun. Bahkan, Ainun menggendong putri kecilnya saat menyaksikan pembacaan tilawah oleh Juara 1 MTQ Nasional XXX Tahun 2024.

Kehadiran Ainun bersama anak-anaknya ialah bagian dari upaya mengenalkan Al-Qur'an sejak dini. Ia berharap kelak anaknya dapat mengikuti jejak para peserta MTQ yang berlaga dalam ajang tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Datang ke sini yang pasti karena ada momen MTQ atau kaitan dengan Qur'an. Ini mumpung masih kecil, kami ajak untuk menghadiri, siapa tahu nanti suatu saat bisa mengikuti jejak dari senior-seniornya," ungkap Ainun, dalam keterangan tertulis, Minggu (13/9/2026).

Hal serupa dilakukan guru agama di salah satu sekolah negeri di Kendal, Ahmad Agus Mutahir, yang datang bersama istri dan kedua anaknya. Pengalaman menyaksikan langsung MTQ Nasional dapat menjadi motivasi bagi anak-anaknya untuk lebih dekat dengan Al-Qur'an.

ADVERTISEMENT

"Ini kan suatu inspirasi buat anak-anak saya. Ya, mungkin nanti bisa memberikan motivasi untuk anak-anak saya setelah melihat MTQ Nasional pada tahun ini," ucap pria berusia 40 tahun tersebut.

Selain menghadiri pembukaan, Agus juga telah mengunjungi Pameran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Kerajinan di Plaza Simpang Lima, Kota Semarang. Ia mengapresiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng sebagai tuan rumah yang mengemas rangkaian kegiatan secara menarik.

Antusiasme juga dirasakan siswa SMK Negeri 7 Semarang, Aisyah Rahmah. Ia mengaku senang bisa ikut menggemakan Mars MTQ hingga mencatatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

"Gak expect (nyangka) juga bener-bener semangat ini. Apalagi ini kan memecahkan Rekor MURI ya," kata perempuan 17 tahun yang duduk di Kelas XI tersebut.

Dalam kegiatan itu, ribuan masyarakat tidak hanya turut mengikuti penyanyian Mars MTQ secara serentak, menikmati berbagai penampilan kesenian daerah, serta menyimak pembacaan ayat-ayat Al-Qur'an.

Penyanyian Mars MTQ sekaligus mencatatkan rekor MURI dengan melibatkan 25.000 orang lebih secara luring dan daring. Pesertanya berasal dari berbagai kalangan, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), pelajar, santri, guru, hingga masyarakat umum.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan kepada Jateng sebagai tuan rumah. Menurutnya, MTQ Nasional memiliki makna lebih luas dari sekadar perlombaan membaca dan menghafalkan Al-Qur'an.

Ajang ini menjadi ruang yang mempertemukan dan menyatukan masyarakat dari berbagai daerah dan latar belakang. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran sejumlah kepala daerah non muslim, seperti Gubernur Maluku Utara (Malut) Sherly Joanda serta Wali Kota (Walkot) Semarang Agustina Wilujeng.

"MTQ ini tidak hanya lomba membaca dan menghafalkan Al-Qur'an, tetapi di dalamnya mempunyai makna sebagai pesta rakyat yang menyatukan masyarakat lintas agama maupun di lintas latar belakang," ungkap Luthfi.

Sementara itu, Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (Ketum LPTQ) Nasional Abu Rokhmad mengatakan MTQ Nasional 2026 diikuti 2.242 peserta dari 37 provinsi yang berlaga dalam delapan cabang lomba, 24 golongan, dan 48 kategori musabaqah. Penilaiannya melibatkan 155 dewan hakim profesional yang telah mengikuti tahapan sesuai standar.

Kompetisi berlangsung hingga 20 September 2026 di 12 venue yang tersebar di Kota Semarang. Cabang perlombaan mencakup berbagai kategori usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa, serta tilawah dan tafsir dalam tiga bahasa. Adapun kategori hafalan mulai dari satu hingga 30 juz.

Sebagai informasi, MTQ Nasional 2026 dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI (Menko PMK) Pratikno, Menteri Agama RI (Menag) Nasaruddin Umar, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Ketum LPTQ Nasional Abu Rokhmad, Wakil Gubernur (Wagub) sekaligus Ketua LPTQ Jateng Taj Yasin Maimoen, serta Walkot Semarang Agustina Wilujeng.



(akn/ega)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads