Nasional

6 ASN dan 2 Swasta Turut Terjaring KPK Saat OTT Bupati Sukoharjo

Adrial akbar - detikJateng
Jumat, 10 Jul 2026 14:18 WIB
Bupati Sukoharjo Etik Suryani tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (10/7/2026), usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT). Penyidik membawa Etik untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Foto: Ari Saputra/detikFoto
Solo -

Total ada sembilan orang yang diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Wonogiri, Solo, dan Sukoharjo. Mereka adalah Bupati Sukoharjo Etik Suryani, enam ASN, dan dua pihak swasta.

"Hari ini rencana dibawa sembilan orang di antaranya kloter pertama tadi sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK sejumlah empat orang. Salah satunya adalah Bupati Sukoharjo dan tiga orang lainnya merupakan ASN di wilayah Kabupaten Sukoharjo," kata Jubir KPK Budi Prasetyo di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026), dilansir detikNews.

Budi mengatakan ada lima orang lainnya yang akan tiba di KPK siang ini.

"Untuk kloter berikutnya rencana siang ini akan tiba di Merah Putih KPK sejumlah lima orang lagi, tiga merupakan ASN di Pemkab Sukoharjo dan dua lainnya adalah pihak swasta," ujarnya.

Dengan demikian, total yang dibawa KPK ke Jakarta terkait OTT ini berjumlah sembilan orang.

"Pihak-pihak tersebut di antaranya diamankan di wilayah Wonogiri, Solo, dan juga Sukoharjo," ujarnya.

Budi belum mengungkapkan siapa saja delapan orang lain yang terjaring dalam OTT itu. Para pihak yang terjaring OTT ini masih bersatus terperiksa. KPK memiliki waktu 1x24 untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring OTT.



Simak Video "Video: Seluruh Siswa SMA Unggulan CT Arsa Sukoharjo Lulus, 3 Diterima di LN"

(dil/apu)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork
InsertLive
Kamis, 01 Jan 1970 07:00 WIB