Kondisi Terkini Bayi yang Ditemukan di Toliet KA Sancaka

Tara Wahyu NV - detikJateng
Minggu, 05 Jul 2026 14:24 WIB
Ilustrasi. Foto: iStock
Solo -

Kapolsek Banjarsari, Kompol Harno mengungkapkan kondisi bayi laki-laki yang ditemukan di toilet KA Sancaka relasi Jogja-Surabaya selama dirawat di RS Bhayangkara. Harno menyebut saat ini bayi yan diperkirakan berumur satu minggu dalam kondisi baik.

"Alhamdulillah, sehat kalau bayinya nggak ada masalah. Terawat, dirawat sama perawat-perawat di rumah sakit," katanya dihubungi awak media, Minggu (5/7/2026).

Harno, menyampaikan bayi tersebut tidak memerlukan perawatan intensif di ruang NICU karena kondisinya yang stabil. Ia menjelaskan, sebelum dibawa ke RS Bhayangkara, bayi telah menjalani pengecekan medis awal oleh tim kesehatan dan pihak PJKA.

"Nggak (perawatan intensif), dirawat biasa saja karena sehat kok, bayinya sehat," tegasnya.

Lebih lanjut, Harno mengungkapkan tidak ada identitas atau nama yang ditinggalkan bersama bayi tersebut. Petugas hanya menemukan perlengkapan bayi dan susu.

"Ada (barang yang ditinggalkan), tapi kayaknya susu saja kemarin itu saya lihat. Susu kotak", ungkap Harno.

Selain susu, saat ditemukan bayi dalam kondisi terselimuti dan dibekali beberapa pakaian. Hanya saja, tidak ada nama atau identitas yang ditinggalkan.

"Saya, saya nggak tahu persis ya, karena itu kan sudah dari sana, dari perjalanan sana. Jadi pak polisi nerimanya juga sudah ada diselimuti, ada disiapin apa baju-baju itu, saya yang nyiapin siapa saya juga nggak ngerti," bebernya.

Ie menegaskan bahwa saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki kasus tersebut. Mengenai kemungkinan adopsi, Harno menegaskan pihaknya masih fokus pada kesehatan bayi dan pencarian orang tua kandung.

"Sampai saat ini belum sampai ke sana (soal adopsi), karena kita masih nyari yang meninggalkan itu saja belum ketemu. Jadi belum ada arah ke sana," jelasnya.

Ia menambahkan, jika nantinya ada pihak yang ingin mengadopsi, seluruh proses harus dilakukan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

"Yang penting bayinya selamat gitu aja. Ke depan kalau mau diadopsi siapa juga nanti yang penting sesuai prosedur, sesuai aturan bagaimana. Kita belum tahu," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, dilansir detikJogja, sesosok bayi dalam kondisi hidup ditemukan di dalam toilet Kereta Api (KA) Sancaka 84B relasi Jogja-Surabaya pada pagi tadi. Bayi tersebut lantas dievakuasi saat kereta tiba di Stasiun Balapan Solo.

Manager Humas KAI Daop 6 Jogja, Feni Novida Saragih, mengatakan bayi ditemukan oleh petugas kereta sekitar pukul 07.20 WIB saat KA Sancaka dalam perjalanan menuju Surabaya.

"Petugas di atas KA menemukan seorang bayi di toilet kereta eksekutif 3. Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke Pusat Pengendalian Pelayanan yang langsung berkoordinasi dengan Stasiun Solo Balapan," kata Feni dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/7).

Feni menjelaskan, sekitar pukul 07.30 WIB, bayi tersebut diserahkan ke Pos Kesehatan Stasiun Solo Balapan untuk menjalani pemeriksaan. Tiga menit kemudian, tepatnya pukul 07.33 WIB, KA Sancaka 84B kembali melanjutkan perjalanan menuju tujuan akhir.

"Selanjutnya, di Pos Kesehatan Solo Balapan, petugas KAI melakukan observasi oleh Dokter dan Bidan Klinik Mediska KAI Solo. Kondisi umum bayi dinyatakan dalam keadaan baik. Tim KAI kemudian memenuhi kebutuhan dasar bayi agar kondisinya tetap baik dan terjaga," terangnya.



Simak Video "Video: 36 Biksu Thudong yang Jalan Kaki dari Thailand Telah Sampai di Borobudur"

(apl/apl)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork