5 Cara Menghilangkan Bau Pipis Kucing di Kasur, Lantai, dan Tembok, Cobain!

5 Cara Menghilangkan Bau Pipis Kucing di Kasur, Lantai, dan Tembok, Cobain!

Khofifah Azzahro - detikJateng
Selasa, 28 Apr 2026 14:47 WIB
Ilustrasi Bau Pipis Kucing
Ilustrasi bau pipis kucing (Foto: Vitaly Garief/Unsplash)
Solo -

Kucing merupakan hewan peliharaan yang terkenal imut dan menggemaskan. Namun di balik sifat tersebut, kucing memiliki berbagai kebiasaan khas yang sering membuat bingung pemiliknya.

Dikutip dari laman Mcgill University, salah satu sifat unik dari seekor kucing adalah memiliki kebiasaan menandai wilayah di luar kotak pasir dengan urinenya, baik di luar rumah maupun dalam rumah, bahkan hingga sudut tembok yang sulit dijangkau. Alasan tersebutlah yang membuat bau pipis kucing menyebar di banyak tempat.

Bagi banyak orang, bau yang kurang sedap seperti pipis kucing ini tentu tidak nyaman. Ketika dibersihkan, baunya pun kadang kala tak kunjung hilang sehingga merusak kenyamanan penghuni rumah. Lebih-lebih, kadang kucing sengaja pipis di kasur atau lantai yang berarti, bersentuhan langsung dengan kulit manusia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Disadur dari laman Good Housekeeping, membersihkan pipis kucing, baik noda maupun baunya dengan maksimal dan benar-benar hilang dapat mencegah kucing untuk kembali buang air kecil di tempat yang sama tersebut. Lantas, bagaimana cara membersihkannya? Ini 5 cara menghilangkan bau pipis kucing yang bisa kamu coba!

ADVERTISEMENT

Penyebab Bau Pipis Kucing Sulit Hilang

Urine kucing sebenarnya sama saja seperti dengan urine hewan lainnya. Meski begitu, banyak orang yang menganggap urine kucing sebagai salah satu bau yang paling menyengat di alam.

Secara umum, urine merupakan limbah metabolisme yang terdiri dari urea, kreatin, asam urat, berbagai zat detoksifikasi, natrium klorida, dan elektrolit lainnya. Warna kuning khasnya disebabkan oleh urobilogen.

Sementara itu, dirangkum dari laman The Ecology Works, kucing merupakan salah satu hewan yang jarang minum air. Sebab, tubuh kucing beradaptasi dengan menyerap sejumlah urine untuk menjaga hidrasi tubuhnya.

Hal tersebut yang menyebabkan kucing memiliki urine yang lebih pekat dari hewan lain, sekaligus menyebabkan urine kucing memiliki bau yang lebih busuk dari kebanyakan hewan. Tak hanya itu, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan bau pipis kucing memiliki bau yang tidak sedap, seperti kucing jantan dibanding betina karena ada perbedaan hormon dan feromon, kucing yang lebih tua, kucing dengan masalah ginjal, dan kucing dengan masalah saluran kemih.

Cara Menghilangkan Bau Pipis Kucing

Dikutip dari buku Rahasia Cara Melatih Kucing Anda Di Rumah oleh Tri Bagas B, buku Khasiat Cuka oleh Cal Orey, dan laman Catster, terdapat beberapa cara mudah yang dapat dilakukan untuk menghilangkan bau pipis kucing yang tersebar di kasur, lantai, hingga tembok secara efektif dengan bahan-bahan yang mudah ditemui antaranya:

1. Sabun Cuci Piring

Sabun cuci piring bisa membantu mengangkat kotoran sekaligus mengurangi bau. Campurkan dengan air, lalu gosok perlahan menggunakan spons atau sikat lembut pada area yang terkena noda. Setelah itu, bilas dan keringkan agar hasilnya lebih bersih dan tidak meninggalkan residu.

2. Soda Kue

Soda kue merupakan bahan alami yang ampuh menyerap bau tidak sedap. Cukup taburkan soda kue secukupnya pada area yang terkena noda, lalu diamkan selama beberapa jam hingga kering. Setelah itu, bersihkan dengan sapu, vacuum cleaner, atau kain kering agar bau yang tersisa bisa terangkat dengan maksimal.

3. Wewangian

Pengharum ruangan atau essential oil dapat digunakan untuk menyamarkan bau tidak sedap. Semprotkan atau letakkan di area yang berbau agar ruangan terasa lebih segar. Namun, cara ini hanya bersifat sementara karena bau asli bisa kembali muncul setelah aroma wewangian hilang.

4. Cuka

Cuka memiliki kandungan asam yang mampu mengurai zat penyebab bau sekaligus membunuh bakteri. Campurkan cuka dengan air, lalu aplikasikan pada area yang terkena noda menggunakan kain atau botol semprot. Cara ini membantu menghilangkan bau sekaligus membersihkan permukaan.

5. Pembersih Enzimatik

Pembersih enzimatik merupakan solusi paling efektif karena mampu menguraikan protein penyebab bau secara menyeluruh. Setelah digunakan, tutup area tersebut dengan aluminium foil agar cairan tidak cepat menguap dan dapat bekerja lebih optimal dalam menghilangkan bau. Cairan ini biasanya dapat ditemukan di toko hewan peliharaan.

Jadi, itulah beberapa cara mudah untuk menghilangkan bau pipis kucing di kasur, lantai, hingga tembok rumah. Semoga membantu, detikers!

Artikel ini ditulis oleh Khofifah Azzahro peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom




(num/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads