Mayat Pemulung Ditemukan Membusuk Dekat Rumah Pompa Semarang Utara

Mayat Pemulung Ditemukan Membusuk Dekat Rumah Pompa Semarang Utara

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Jumat, 27 Mar 2026 10:53 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi mayat wanita. Foto: Dok.Detikcom
Semarang -

Mayat wanita berinisial S (61), ditemukan telah membusuk di dekat rumah pompa Kanal Barat, Semarang Utara, pagi ini. Korban diduga telah meninggal lebih dari satu hari sebelum ditemukan.

Pantauan detikJateng pukul 09.30 WIB di rumah pompa Semarang Utara, Kelurahan Panggung Lor, relawan telah mengevakuasi mayat wanita tersebut dan dibawa ke RSUP Dr Kariadi.

Salah satu relawan, Muji, mengatakan penemuan mayat bermula dari laporan warga yang diteruskan ke pihak kepolisian. Mayat ditemukan di warung dekat rumah pompa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ditemukan sekitar jam 07.00 WIB lebih, dalam kondisi ditemukan sudah meninggal dunia, membusuk, kemungkinan (sudah meninggal) lebih dari satu hari," ujar Muji kepada detikJateng, Jumat (27/3/2026).

ADVERTISEMENT

Dari hasil pemeriksaan awal tim Inafis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban meninggal akibat faktor riwayat penyakit.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan, dari tim Inafis mengatakan tidak ada kekerasan," jelasnya.

Ia menyebut, korban berprofesi sebagai pemulung yang sehari-hari mencari rongsok di sekitar lokasi, termasuk di area TPS Lingkar Tanjung. Petugas disebut mengalami kesulitan menghubungi pihak keluarga.

"Untuk menghubungi dari pihak keluarga kita kesulitan karena suami sudah pikun, tidak bisa berhubungan dengan keluarga yang di Banyuwangi," ujarnya.

Camat Semarang Utara, Siwi, menyebut korban bukan warga asli Kota Semarang. Korban diketahui berasal dari Jember dan memiliki KTP Demak.

"Karena korban bukan warga Semarang, kami akan koordinasi dengan Dinas Sosial serta pemerintah daerah asal, baik Jember maupun Demak," kata Siwi kepada detikJateng.

Ia menjelaskan, korban pertama kali diketahui tidak bergerak oleh suaminya. Suami korban kemudian meminta bantuan penjaga rumah pompa sebelum akhirnya dilaporkan ke warga dan polisi.

"Suaminya yang mengetahui lebih dulu, lalu minta tolong ke penjaga pompa," jelasnya.




(par/par)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads