Bupati Cilacap, Syamsul Aulia Rahman diinformasikan terjaring OTT KPK. Ia disebut terjaring bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Cilacap.
Menanggapi peristiwa ini, Wakil Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya mengaku sudah mendengar adanya giat KPK di Cilacap. Meski begitu ia belum mengetahui persis apakah ini OTT atau pemeriksaan.
"Belum tahu mas, apakah OTT atau baru diperiksa," kata Ammy saat dimintai konfirmasi detikJateng, Jumat (13/3).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu Ammy belum bisa memastikan apakah Syamsul ikut terjaring dalam operasi tersebut atau tidak. Ammy mengaku dirinya sedang dalam perjalanan menuju Cilacap.
"Waduh nggak tahu aku mas, masih simpang siur. Aku juga masih perjalanan kereta ke Cilacap," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Cilacap. Dalam OTT ini Bupati Cilacap, Syamsul Aulia Rahman dirumorkan ikut terjaring.
Usai OTT di Kabupaten Cilacap, rombongan dibawa menggunakan bus ke Mapolresta Banyumas. Selain Syamsul KPK juga informasinya membawa sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Cilacap.
"Tadi rombongan sampai sini sekitar jam 16.15 WIB. Ada banyak orang di bus, termasuk PJU," kata anggota polisi Polresta Banyumas yang enggan disebutkan namanya kepada wartawan, Jumat (13/3/2026).
Dari informasi yang disampaikan, selain bus KPK juga menggunakan sejumlah mobil kecil. Pantauan detikJateng, setidaknya ada tiga mobil dengan pelat nomor B dan F terparkir di halaman gedung Sat Reskrim Polresta Banyumas.
"Masih pemeriksaan awal," kata sumber tersebut.
Hingga pukul 17.14 WIB, Syamsul bersama sejumlah pejabat masih menjalani pemeriksaan di Gedung Sat Reskrim Polresta Banyumas.
(afn/alg)
