Dua jenderal berpengaruh China dipecat Presiden Xi Jinping. Rumor pun berembus, bahwa dua perwira tinggi Negeri Panda itu berniat menggulingkan Xi.
Dilansir detikNews Selasa (27/1/2026), kedua jenderal yang didepak adalah Zhang Youxia serta Liu Zhenli. Zhang sendiri merupakan orang nomor dua di militer setelah Xi.
Dalam laporan Sky News dan ChosunBiz Senin (26/1), keputusan Xi memecat Zhang menimbulkan isu liar. Berdasarkan kabar yang beredar, Zhang mendalangi upaya kudeta terhadap teman masa kecilnya itu, namun gagal.
Zhang yang berusia 75 tahun menjabat Wakil Ketua peringkat pertama untuk Komisi Militer Pusat China, badan komando tertinggi di negara tersebut. Dia juga anggota Politbiro yang berpengaruh, yang merupakan badan eksekutif Partai Komunis China beranggotakan 24 pejabat penting.
Sementara Liu Zhenli, sebelumnya menjabat sebagai salah satu komisioner dalam Komisi Militer Pusat China dan kepala Departemen Staf Gabungan.
Pada Sabtu (24/1), Kementerian Pertahanan Nasional China mengumumkan bahwa Zhang dan Liu diduga melakukan pelanggaran disiplin dan pelanggaran hukum serius. Tidak ada detail spesifik lainnya, hanya disebutkan bahwa keduanya akan diselidiki lebih lanjut.
Xi Jinping Hendak Dikudeta
Media Amerika Serikat Epoch Times, yang dikenal kritis terhadap China, menerbitkan laporan dengan mengutip sumber yang mengungkap bahwa Zhang serta Liu berupaya menangkap Xi. Namun, usaha tersebut berujung pada kegagalan.
"Zhang Youxia dan Liu Zhenli berusaha menangkap Xi Jinping pada malam hari tanggal 18, tetapi informasi bocor dua jam sebelumnya, dan Xi telah meninggalkan hotel tempat dia berencana menginap, sehingga menggagalkan upaya tersebut," demikian bunyi laporan Epoch Times, yang belum bisa diverifikasi kebenarannya.
Disebutkan, sempat ada baku tembak dalam upaya kudeta tersebut. "Pihak Zhang, tidak menyadari adanya kebocoran informasi, mengirimkan tim pendahulu sesuai rencana, dan baku tembak terjadi antara mereka dan para personel yang dikerahkan Xi Jinping, memicu korban jiwa di kedua pihak," sebut laporan itu.
Beijing sejauh ini belum memberikan komentar atau pernyataan resmi terkait isu rencana kudeta dua jenderal berpengaruh itu.
Langkah ini menjadi yang terbaru dari serangkaian aksi Xi dalam membersihkan kepemimpinan militer senior China. Zhang dan Liu menjadi pejabat tinggi militer China keempat dan kelima yang dipecat sejak tahun 2024.
(apu/afn)