Tanggal 15 Syaban atau juga dikenal sebagai Nisfu Syaban, adalah hari spesial bagi umat Islam. Oleh karena itu, konversi tanggalnya ke dalam kalender Masehi mesti diketahui agar tak sampai terlewat.
Tahun ini, pemerintah menetapkan tanggal 1 Syaban 1447 H jatuh pada hari Selasa, 20 Januari 2026. Dalam Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang dikeluarkan Kementerian Agama, Syaban diprediksi berjalan genap sebelum digantikan Ramadhan pada 18 Februari 2026.
Bagaimana dengan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah? Pasalnya, penentuan tanggal awal Syaban kedua organisasi kemasyarakatan ini akan memengaruhi tanggal 15 Syaban. Yuk, simak informasi tanggal 15 Syaban 1447 H selengkapnya di bawah ini!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Poin Utamanya:
- Syaban 1447 H dimulai pada Selasa, 20 Januari 2026.
- Tanggal 15 Syaban 1447 H alias Nisfu Syaban bertepatan dengan Selasa, 3 Februari 2026. Malam Nisfu Syaban dimulai pada Senin malam, 2 Februari 2026.
- Amalan untuk tanggal 15 Syaban 1447 H meliputi puasa, membaca Al-Quran, sholat sunnah, hingga bersholawat. Tidak ada yang dikhususkan.
Tanggal 15 Syaban 1447 Hari Apa?
Dilansir Instagram Lembaga Falakiyah NU, @falakiyahnu, 1 Syaban 1447 H jatuh pada Selasa, 20 Januari 2026. Penetapan tanggal ini tercantum dalam Pengumuman Nomor: 116/PB.08/A.II.11.13/13/01/2026 tentang Awal Bulan Sya'ban 1447 H.
"Sebagai tindak lanjutnya maka awal bulan Sya'ban 1447 H bertepatan dengan Selasa Pahing, 20 Januari 2026 M (mulai malam Selasa) atas dasar rukyah," bunyi poin II pengumuman itu, dikutip pada Kamis (22/1/2026).
Muhammadiyah melalui Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) mengeluarkan tanggal sama. Dilihat dari laman resmi KHGT, 1 Syaban 1447 H dikonversi menjadi Selasa, 20 Januari 2026.
Dengan fakta hari awal Syaban tersebut, maka Nisfu Syaban alias tanggal 15 Syaban bertepatan dengan Selasa, 3 Februari 2026. Kurang lebih, momen istimewa tersebut akan tiba dalam waktu 10 hari lagi.
Adapun malam Nisfu Syaban, momen agung ini dimulai pada Senin malam, 2 Februari 2026. Sebab, dalam kalender Hijriah, hari berganti saat Matahari terbenam alias waktu maghrib.
Keistimewaan Tanggal 15 Syaban
Sedari tadi, disinggung mengenai keistimewaan tanggal 15 Syaban. Sebenarnya, apa keutamaannya dibanding malam-malam yang lain?
Diambil dari dokumen bertajuk Amalan Malam Nisfu Syaban yang diunggah Universiti Putra Malaysia, pada malam Nisfu Syaban alias malam ke-15 bulan Syaban, Allah SWT akan memberi ampunan kepada hamba-hamba-Nya. Ini dasar haditsnya:
يَطَّلِعُ الله عزَّ وجلَّ إِلى خَلْقِهِ لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ ، فَيَغْفِرُ لِعِبَادِهِ إِلَّا لِاثْنَيْنِ مُشَاحِنٍ ، وَقَاتِلِ نَفْسٍ
Artinya: "Allah SWT melihat pada malam Nisfu Syaban kemudian mengampunkan hamba-Nya kecuali dua (golongan), yaitu orang yang bermusuhan dan orang yang membunuh diri." (HR Ahmad no 6353)
Menurut keterangan dalam buku Memaksimalkan Ibadah di Sya'ban tulisan Nor Kandir, ada hadits dengan redaksi mirip yang bersumber dari Mu'adz bin Jabal radhiyallahu anhu. Begini haditsnya:
يَطْلُعُ اللهُ إِلَى خَلْقِهِ فِي لَيْلَةِ النَّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَيَغْفِرُ لِجَمِيعِ خَلْقِهِ إِلَّا لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ
Artinya: "Allah melihat kepada seluruh makhluk-Nya pada malam pertengahan Syaban, lalu Dia mengampuni seluruh makhluk-Nya, kecuali orang yang berbuat syirik atau orang yang sedang bermusuhan." (HR Ibnu Hibban dalam shahih-nya)
Meski begitu, ada juga ulama yang menganggap semua hadits tentang keutamaan malam Nisfu Syaban lemah atau bahkan palsu. Wallahu a'lam bish-shawab.
Amalan Tanggal 15 Syaban 1447 H
Terdapat sejumlah amalan yang bisa dikerjakan pada Nisfu Syaban, baik malam maupun siang harinya. Berikut daftar dan dalilnya:
1. Berdoa
Imam asy-Syafi'i menyampaikan dalam kitabnya, al-Umm, bahwa doa-doa dikabulkan pada lima malam, antara lain Nisfu Syaban. Dinukil dari buku Malam Nishfu Sya'ban tulisan Hanif Luthfi Lc MA, Ibnu Umar berkata:
عَنِ ابْنِ عُمَرَ، قَالَ: خَمْسُ لَيالٍ لا يُرَدُّ فِيهِنَّ الدُّعَاءُ: لَيْلَةُ الْجُمُعَةِ، وَأَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ رَجَبَ، وَلَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ، وَلَيْلَةُ الْعِيدِ وَلَيْلَةُ النَّحْرِ
Artinya: "Dari Ibnu Umar berkata, '5 malam yang mana doa tidak akan ditolak; malam Jumat, malam pertama bulan Rajab, malam Nisfu Syaban, malam Idul Fitri, dan malam Idul Adha."
2. Puasa
Syaban adalah bulan di mana Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam banyak berpuasa. Oleh karena itu, tanggal 15 bisa dimanfaatkan untuk mengerjakan amalan ini. Apalagi, tanggal 15 bulan Hijriah adalah waktu terbaik puasa Ayyamul Bidh.
Dikutip dari laman resmi SMA Muhammadiyah 2 Jogja, dasarnya adalah hadits:
عَنْ عَائِشَةَ رَضِي اللهُ عَنْهَا قَالَتْ ... مَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إِلاَّ رَمَضَانَ وَمَا رَأَيْتُهُ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِي شَعْبَانَ
Artinya: "Dari Aisyah radhiyallahu anha (diriwayatkan bahwa) ia berkata, '....Saya tidak pernah melihat Rasulullah SAW berpuasa sebulan penuh selain bulan Ramadhan. Juga saya tidak pernah melihat beliau banyak berpuasa kecuali di bulan Syaban." (HR Muttafaq Alaih)
3. Amalan Shalih Lain Secara Umum
Syaban adalah bulan yang mulia karena padanya, amal manusia dilaporkan ke hadapan Allah SWT. Dirujuk dari buku Keutamaan Bulan Sya'ban yang ditulis Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas, dalilnya adalah sabda Nabi SAW:
وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيْهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ، فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ.
Artinya: "...Di bulan itu diangkat amal-amal (manusia) kepada Allah Rabb semesta alam, maka aku senang apabila saat amalku diangkat aku sedang berpuasa." (HR an-Nasa'i IV/201 dengan derajat hasan)
Oleh karena itu, pada tanggal 15 Syaban 1447 H, detikers dapat mengisinya dengan amal-amal shalih, seperti:
- Sholat Tahajud
- Sholat Dhuha
- Membaca Al-Quran
- Memperbanyak dzikir
- Memperbanyak sedekah
- Membantu sesama
Anjuran ini tidak terbatas pada tanggal 15 Syaban saja, melainkan keseluruhan hari-hari Syaban. Harapannya, saat sedang mengerjakan amal kebaikan, catatan kita dilaporkan kepada Allah SWT. Aamiin.
Nah, itulah informasi mengenai tanggal 15 Syaban 1447 H beserta amalan dan keistimewaannya. Semoga bermanfaat!
FAQ tentang Tanggal 15 Syaban 1447 H
1. Apa keistimewaan Nisfu Syaban?
Pada malam Nisfu Syaban, Allah SWT mengampuni dosa makhluk-makhluknya. Namun, pengampunan ini dikecualikan untuk orang-orang yang menyekutukan Allah dan bermusuhan.
2. Kapan malam Nisfu Syaban 2026?
Tanggal 15 Syaban 1447 H jatuh pada Selasa, 3 Februari 2026. Otomatis, malam Nisfu Syaban-nya dimulai pada Senin, 2 Februari 2026 setelah Matahari terbenam.
3. Apa saja amalan siang hari Nisfu Syaban?
Umat Islam dapat mengerjakan puasa sebagaimana Nabi SAW memperbanyak puasa selama Syaban berlangsung. Amal-amal shalih lain juga bisa digarap, seperti membaca Al-Quran dan bersholawat.
(sto/alg)
