Saiful Mujani Research Center (SMRC) merilis hasil survei terkait bakal capres 2024 Ganjar Pranowo dengan Partai Golkar. Hasil dari survei itu, jika Golkar mencalonkan Ganjar Pranowo maka peta politik 2024 berubah.
Adapun survei ini dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara tatap muka pada 3-9 Oktober 2022. Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.
Dikutip dari detikNews, Direktur Eksekutif SMRC, Saiful Mujani menjelaskan survei eksperimental yang dilakukan SMRC untuk menilai efek calon presiden terhadap perolehan suara partai Golkar. Ada tiga tokoh yang dipilih yakni Airlangga Hartarto, Ganjar, dan Erick Thohir.
Airlangga dimasukkan karena dia sebagai Ketum Partai Golkar. Ganjar karena ada diskusi di kalangan Golkar untuk diusung calon. Sementara Erick adalah politikus non-partai yang selama ini sudah melakukan sosialisasi.
Dalam survei ini pertama dilihat adalah variabel kontrol terhadap eksperimen. Pertanyaannya adalah 'Apabila pemilihan legislatif dilakukan sekarang, anda akan memilih partai apa?'
Hasilnya mirip dengan hasil survei umumnya di mana PDIP menempati urutan pertama, Gerindra di urutan kedua, dan Golkar di urutan ketiga. Namun, Saiful mengingatkan bahwa survei eksperimental ini hanya menggunakan sample 267, sehingga margin of error-nya sekitar 6,1 persen, umumnya margin of error survei nasional SMRC sekitar 3 persen.
Selengkapnya baca halaman berikutnya
(ahr/aku)