Bawaslu Tak Proses Laporan Tabloid Anies Baswedan: Belum Ada Pelanggaran

Bawaslu Tak Proses Laporan Tabloid Anies Baswedan: Belum Ada Pelanggaran

Tim detikNews - detikJateng
Kamis, 29 Sep 2022 19:19 WIB
Tabloid Anies Baswedan disebar di Malang
Tabloid Anies Baswedan disebar di Malang (Foto: Muhammad Aminudin)
Solo -

Bawaslu memutuskan tidak menindaklanjuti laporan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait tabloid 'Mengapa Harus Anies?' di Malang. Bawaslu menyebut belum ada pelanggaran pemilu.

"Laporan pelapor belum terdapat dugaan pelanggaran Pemilu karena belum ada peserta Pemilu yang ditetapkan KPU," kata Anggota Bawaslu Puadi, di Kantor Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, seperti dikutip dari detikNews, Kamis (29/9/2022).

Ketua Bawaslu Rahmat Bagja menyebut semua pihak harus mematuhi tahapan pemilu. Dia menyatakan laporan itu tidak ditindaklanjuti.


"Laporan itu tidak ditindaklanjuti," terang Rahmat Bagja.

Sebelumnya, Masyarakat Sipil Peduli Demokrasi melaporkan Anies Baswdan ke Bawaslu pada Selasa (27/9). Laporan itu terkait dugaan kampanye terselubung melalui tabloid dengan judul 'Mengapa Harus Anies?' yang disebar di pasar dan masjid di Kota Malang, Jawa Timur.

Tak hanya Anies, Masyarakat Sipil Peduli Demokrasi juga melaporkan relawan Gubernur DKI Jakarta itu. Sebab, relawan Anies yang mengaku menyebarkan tabloid itu ke Kota Malang.

"Kita hari ini melapor ke Bawaslu RI terkait dengan dugaan terjadinya kampanye terselubung yang dilakukan oleh Anies, pendukung Anies Baswedan di Kota Malang ya, kota Malang. Terjadi penyebaran tabloid di tempat-tempat ibadah," kata Koordinator Nasional Sipil Peduli Demokrasi (Kornas PD), Miartiko Gea, di Kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (27/9) lalu.



Simak Video "Soal Tabloid Anies Baswedan di Malang yang Bikin Heboh"
[Gambas:Video 20detik]
(ams/apl)