Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menuding Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, dikarbit karena ditunjuk sebagai Ketua Indonesia ASEAN Para Games 2022 Organizing Committee (INASPOC) 2022. Gibran menantang balik dengan mempersilakan siapa pun yang ingin menggantikannya.
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengkritik penunjukan Gibran sebagai Ketua INASPOC yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 95 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan ASEAN Para Games XI Tahun 2022.
"Aneh. Mestinya level pusat yang menggeluti bidang olahraga," kata Mardani saat dihubungi, Rabu (22/6).
Mardani mengaku justru kasihan kepada Gibran lantaran terkesan dikarbit oleh Jokowi untuk mengurus event nasional. Padahal, kata dia, selevel wali kota bisa diberi event tingkat provinsi terlebih dulu.
"Kasihan Gibran-nya jadi sangat terlihat dikarbit, dipercepat prosesnya. Semua perlu proses. Kalau Wali Kota mau dipromosikan bisa diberi event tingkat provinsi," pungkasnya.
Menanggapi tudingan itu, Gibran justru melayangkan tantangannya. Putra Presiden Jokowi ini membuka pintu bagi siapapun yang ingin mengantikannya jadi ketua INASPOC.
"Siapa yang ingin jadi ketua, datang ke Solo, gantikan saya. Nggak apa-apa, sudah tinggal jalan saja ini," kata Gibran di sela-sela kegiatannya, Minggu (26/6).
Menurutnya, dirinya diminta menjadi Ketua INASPOC ialah karena Solo menjadi tuan rumah ASEAN Para Games XI tahun 2022. Sementara waktu persiapannya sangat singkat, yakni cuma enam bulan.
"Kan tuan rumahnya di Solo. Persiapan singkat, tidak ada pelantikan, langsung kerja," ujarnya.
Ketua Umum NPC Indonesia, Senny Marbun ungkap penunjukan Gibran. Simak di halaman selanjutnya..
(aku/aku)