The Cong-Viettel FC mengaku telah mempelajari kekuatan dan gaya bermain Persib Bandung menjelang pertemuan kedua tim pada matchday kedua Grup E AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027. Wakil Vietnam itu menilai Maung Bandung memiliki kualitas skuad yang mumpuni dan layak diperhitungkan di level Asia.
The Cong-Viettel akan menantang Persib di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (14/10/2026). Tim berjuluk Tornado Merah tersebut menyadari pertandingan tidak akan berjalan mudah, terutama setelah Persib membukukan kemenangan dalam dua laga tandang terakhirnya di kompetisi antarklub Asia.
Pelatih The Cong-Viettel, Velizar Popov, secara khusus menyoroti kemenangan Persib atas FC Seoul di Korea Selatan dan Port FC di Thailand. Menurutnya, hasil tersebut menjadi bukti bahwa Maung Bandung memiliki kemampuan bersaing menghadapi tim-tim kuat di Asia.
"Persib adalah tim yang sangat kuat. Dua kemenangan tandang terakhir mereka saat melawan Seoul dan Port sudah membuktikan sendiri betapa kompetitifnya grup ini dan betapa kuatnya tim Persib, tidak hanya sebagai salah satu tim terbesar di Indonesia, tetapi juga di Asia," ujar Popov dalam konferensi pers menjelang pertandingan, Selasa (13/10/2026).
Meski menyadari tantangan yang akan dihadapi, Popov menegaskan The Cong-Viettel telah mempersiapkan diri untuk memberikan perlawanan terbaik kepada tuan rumah.
"Jadi, kami tahu pertandingan besok akan sangat sulit, tetapi kami berupaya mempersiapkan diri sebaik mungkin dan akan berusaha memberikan yang terbaik," ucapnya.
Persib sendiri hanya memiliki jeda tiga hari setelah bermain melawan Dewa United pada pekan keempat Super League 2026/2027. Namun, Popov tidak menganggap jadwal padat Persib sebagai keuntungan besar bagi timnya.
Popov menilai Maung Bandung memiliki kedalaman skuad yang cukup untuk mengatasi tuntutan bermain di beberapa kompetisi sekaligus. Menurutnya, Persib sudah menunjukkan kemampuan melakukan rotasi pemain, baik ketika tampil di kompetisi domestik maupun internasional.
"Persib memiliki kedalaman skuad yang besar. Saya melihat mereka melakukan rotasi pemain di kompetisi domestik dan internasional. Jadi, menurut saya hal tersebut tidak menjadi masalah bagi mereka," ujar Popov.
Ia juga menyoroti banyaknya pemain berkualitas yang dimiliki Persib di berbagai posisi. Kondisi itu membuat Maung Bandung tetap memiliki sejumlah opsi meskipun harus menghadapi jadwal pertandingan yang rapat.
"Kedalaman skuad mereka sangat mengagumkan dengan banyak pemain berkualitas mahal. Beberapa pemain sudah saya kenal sejak lama seperti Marc Klok, yang tidak hanya pemain hebat tetapi juga sosok yang luar biasa. Mereka memiliki kualitas lini serang yang sangat memukau," tuturnya.
Bedah Empat Pertandingan Terakhir Persib
Popov juga mengungkapkan bahwa timnya telah menganalisis empat pertandingan terakhir Maung Bandung untuk memahami pola permainan yang kemungkinan diterapkan pada laga nanti. Dari hasil analisis tersebut, ia melihat Persib menggunakan pendekatan taktik yang berbeda ketika bermain di kompetisi internasional dan domestik.
Menurut Popov, Persib menerapkan formasi 3-4-3 ketika menyerang di kompetisi internasional. Saat bertahan, skema tersebut berubah menjadi 5-4-1. Sementara itu, Persib cenderung menggunakan empat pemain di lini belakang pada pertandingan domestik.
"Saya melihat di kompetisi internasional mereka menggunakan skema 3-4-3 saat menyerang dan berubah menjadi 5-4-1 saat bertahan, sedangkan di kompetisi domestik mereka menggunakan empat bek. Artinya, mereka memiliki pendekatan berbeda di tingkat internasional dan domestik," kata Popov.
Popov mengatakan hasil analisis taktik tersebut akan menjadi bagian dari strategi internal The Cong-Viettel. Timnya berusaha menyiapkan pendekatan yang mampu mengimbangi permainan Persib, tetapi ia tetap menilai performa pemain di lapangan akan menjadi penentu.
"Kami telah menganalisis empat pertandingan terakhir mereka dan mencoba menerapkan taktik yang kompetitif, tetapi pada akhirnya semua ditentukan oleh performa pemain di lapangan," ucapnya.
Selain pola permainan, Popov turut menyoroti potensi masalah di lini belakang Persib. Ia mengaku melihat sejumlah bek tengah Maung Bandung mengalami masalah kebugaran setelah pertandingan terakhir.
"Dari pertandingan terakhir, saya melihat ada beberapa pemain bek tengah mereka yang cedera, jadi kita lihat apakah kami bisa memanfaatkannya," ujar Popov.
Meski demikian, ia kembali menegaskan bahwa Persib tetap memiliki kualitas skuad yang membuat pertandingan nanti menjadi tantangan berat bagi timnya. "Namun secara keseluruhan, kedalaman dan kualitas pemain mereka sangat mengagumkan dan ini akan menjadi pertandingan yang berat," katanya.
Lucas Ribamar Siap Berikan Kemampuan Terbaik
Penyerang The Cong-Viettel, Lucas Ribamar, memiliki pandangan serupa dengan sang pelatih dengan menyadari Persib merupakan klub besar. Namun ia memastikan timnya telah menjalani persiapan dengan baik dan siap berusaha mendapatkan hasil positif di Bandung.
"Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit. Kita semua tahu kualitas Persib sebagai klub besar. Namun, persiapan kami sangat baik, kami memiliki cukup waktu untuk bersiap dan kami akan memberikan kemampuan terbaik demi meraih hasil yang positif," ujar Ribamar.
Penyerang asal Brasil tersebut juga mengungkapkan bahwa The Cong-Viettel telah mempelajari skema permainan Persib, termasuk perubahan formasi Persib dalam pertandingan.
"Kita sudah mempelajari skema mereka yang menggunakan formasi 3-4-3 dan bertahan dengan lima pemain. Kami sudah bersiap diri dan akan memberikan yang terbaik untuk meraih hasil manis," pungkasnya.
(iqk/iqk)