Taisei Marukawa ingin menjalani hal berbeda. Ia ingin mengorbankan kewarganegaraan Jepang yang dimilikinya.
Sebaliknya, ia ingin menjadi warga negara Indonesia (WNI) dan tengah menempuh naturalisasi. Sejumlah syarat pun sudah diserahkan sebagai langkah awal.
Marukawa sendiri jadi sosok yang cukup mencuri perhatian pencinta sepak bola Indonesia. Sebab, kemampuannya cukup menghibur dan kerap bikin penonton berdecak kagum.
Namun, hal itu tidak terlepas dari sosok Aji Santoso. Ia adalah pelatih yang merekrut Marukawa dengan penuh pertaruhan.
Di Indonesia, kariernya dimulai bersama Persebaya Surabaya pada Liga 1 2021/2022. Di masa persiapan jelang musim tersebut, Marukawa ditawarkan agen ke Persebaya.
Yang menarik, Marukawa juga sempat ditawarkan ke klub lain di Indonesia. Hasilnya, tak ada yang melirik. Apalagi, posturnya tergolong kurang ideal.
Akan tetapi, Aji Santoso yang saat itu jadi pelatih Persebaya, melihat ada sesuatu pada diri Marukawa. Potensi dan kecerdasan Marukawa bisa dilihat oleh Aji. Terlebih, secara harga, Marukawa juga terjangkau saat itu karena kurang bersinar di klub-klub kecil Eropa.
Marukawa sendiri sempat bermain untuk Senglea Athletic dan Valletta di Malta, serta Noah Jurmala di Latvia. Ia berkarier di Eropa karena kurang tidak mendapatkan banyak kesempatan berkembang di Jepang.
Siapa sangka, sinar Marukawa justru moncer di Indonesia. Keputusan Aji Santoso merekrut sang pemain pun sangat tepat. Di saat yang bersamaan, Persebaya jadi panggung tepat bagi Marukawa untuk bersinar.
(orb/orb)