Juergen Klopp resmi menandai kembalinya ke pinggir lapangan dengan hasil imbang saat memimpin tim nasional Jerman bertandang ke markas Belanda.
Laga perdana Grup 2 UEFA Nations League yang berlangsung di Johann Cruyff ArenA, Jumat (25/9/2026) dini hari WIB tersebut, menjadi panggung debut Klopp sebagai suksesor Julian Nagelsmann yang ditunjuk sejak Agustus lalu.
Transisi dari pelatih klub ke level internasional menjadi tantangan baru bagi Klopp setelah lebih dari dua dekade berkarier. Berbeda dengan rutinitas di klub, ia kini memiliki waktu terbatas untuk membangun kerangka tim. Sebagai langkah awal, sebagaimana dilansir dari detikSport, Klopp memanggil 44 pemain untuk dievaluasi dalam empat pertandingan guna menemukan komposisi ideal Die Mannschaft.
Baca juga: Klopp Belum Lupa Kok Caranya Melatih |
Dalam laga kontra Belanda, Jerman sempat memimpin lebih dulu melalui gol Felix Nmecha pada menit ke-32, meski sepanjang laga terus berada di bawah tekanan tuan rumah. Statistik mencatat Jerman hanya melepaskan 10 percobaan dengan dua tembakan tepat sasaran sepanjang 90 menit.
Kemenangan yang sudah di depan mata sirna di masa injury time. Cody Gakpo mencetak gol penyeimbang pada menit ke-92, memaksa laga berakhir dengan skor 1-1. Kendati gagal mengamankan poin penuh, Klopp mengaku tetap puas dengan performa anak asuhnya.
"Bukannya saya lupa sama sekali soal sepakbola selama 2,5 tahun terakhir ini. Saya masih menonton pertandingan kok. Hasil imbang sudah oke. Marc-Andre Ter Stegen luar biasa. Kami bisa saja mencetak gol lebih banyak, tapi tidak bisa. Gol Cody luar biasa," ujar Klopp di situs resmi UEFA.
Hasil di Amsterdam ini menjadi fondasi awal bagi Klopp untuk meracik kekuatan baru Jerman di tengah proses seleksi puluhan pemain. Ujian berikutnya bagi Klopp akan tersaji di hadapan publik sendiri saat Jerman menjamu Yunani pada Senin (28/9) dini hari WIB.
Artikel ini sudah tayang di detikSport
Simak Video "Terpopuler Sepekan: Spanyol Juara Dunia Sampai Eks Jampidsus Febrie Ditahan"
(mrp/dir)