Barcelona sedang on fire di awal musim 2026/2027. Anthony Gordon pun menebar ancaman bagi para rival, menegaskan bahwa Blaugrana kini punya segudang opsi mematikan untuk mengobrak-abrik pertahanan lawan.
Barcelona tampil sempurna dengan menyapu bersih lima laga awal La Liga. Teranyar, skuad asuhan Hansi Flick sukses membungkam Levante dengan skor 4-2 pada akhir pekan lalu.
Hasil impresif ini membuat Barcelona kokoh di puncak klasemen dengan raihan 15 poin. Tak hanya menang, mereka juga tampil sangat produktif dengan koleksi 21 gol. Gordon, yang menjadi wajah baru di lini serang, menjadi bagian vital dari performa apik tersebut.
Winger asal Inggris itu menilai kekuatan utama Barcelona musim ini bukan sekadar bergantung pada individu. Menurutnya, keberagaman karakter pemain membuat Blaugrana punya banyak cara untuk memecah kebuntuan dalam situasi apa pun.
"Saya sangat senang, kami tahu apa yang mampu kami lakukan. Saya pikir akan sangat sulit untuk mencegah kami mencetak gol," kata Gordon kepada media klub, seperti dikutip Goal.
"Saya pikir kualitas utama tim ini adalah kami bisa menemukan solusi dalam setiap situasi pertandingan. Jadi apa pun yang dilakukan tim lawan, saya pikir kami bisa menemukan solusinya."
Kedalaman skuad menjadi senjata rahasia Barcelona musim ini. Meski harus melepas nama-nama besar seperti Ferran Torres, Marcus Rashford, dan Robert Lewandowski, manajemen bergerak cepat di bursa transfer.
Kehadiran wajah baru seperti Gordon, Karim Adeyemi, Gabriel Jesus, dan Rodri memberikan Hansi Flick fleksibilitas taktik yang lebih luas untuk meracik strategi sesuai kebutuhan lawan.
"Saya tahu beberapa pemain hebat seperti Ferran, Rashford atau Lewandowski pergi, tetapi pemain-pemain bagus juga didatangkan. Dan sekarang kami benar-benar merasa seperti sebuah tim," ujar Gordon.
Gordon menambahkan bahwa variasi karakter pemain adalah kunci ketajaman klub asal Catalan tersebut.
"Kami punya karakter yang berbeda. Kami punya dua pemain nomor 10, Fermín dan Dani Olmo, yang benar-benar berbeda. Lamine bisa bermain di posisi mana pun, Raphinha punya profil yang berbeda. Karim dan saya. Kami juga punya beberapa gelandang tengah dengan karakter berbeda. Kami bisa membongkar pertahanan mana pun."
"Seperti yang saya katakan, gol bisa datang dari mana saja. Xavi Espart, bek kiri, mencetak gol beberapa hari lalu. Jauh lebih berbahaya memiliki tim seperti itu," tuturnya.
Artikel ini telah tayang di detikSport
(krs/orb)