Erling Haaland mengukuhkan dominasinya dalam Derby Manchester. Gol tunggalnya ke gawang Manchester United pada Minggu (14/9/2026) malam WIB tidak hanya mengunci kemenangan Manchester City, tetapi juga menempatkannya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah pertemuan kedua tim di era Premier League.
Tampil di Old Trafford, The Citizens harus berjuang dengan 10 pemain sejak menit ke-23 setelah Phil Foden diganjar kartu merah. Meski kalah jumlah pemain, Haaland muncul sebagai pembeda lewat golnya di menit ke-60. Kemenangan 1-0 ini memastikan City menjaga start sempurna musim ini sekaligus terus menempel ketat Arsenal di papan atas klasemen.
Bagi Haaland, sebagaimana dilansir dari detikSport, torehan ini melahirkan rekor baru. Penyerang asal Norwegia yang kini berusia 26 tahun tersebut telah mengoleksi sembilan gol hanya dalam delapan penampilan melawan United di Premier League.
Catatan tersebut melampaui pencapaian dua legenda, Sergio Aguero dan Wayne Rooney, yang sebelumnya memegang rekor dengan delapan gol. Haaland terbukti jauh lebih efisien; ia hanya butuh delapan laga untuk mencapai angka tersebut, sementara Aguero memerlukan 13 pertandingan dan Rooney 21 pertandingan.
Dominasi Haaland kian sahih karena ia belum pernah merasakan kekalahan dalam delapan edisi Derby Manchester di liga, dengan rincian lima kemenangan dan tiga hasil imbang. Striker tajam ini kini resmi menjadi ancaman paling menakutkan bagi publik Old Trafford dalam rivalitas sekota tersebut.
Artikel ini sudah tayang di detikSport
Simak Video "Video: Manchester City Bantai MU 3-0, Haaland Cetak Brace"
(raw/dir)