Tim nasional Spanyol resmi menasbihkan diri sebagai penguasa baru sepak bola jagat raya setelah berhasil mengandaskan perlawanan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 di partai final Piala Dunia 2026, Senin 20 Juli, waktu Indonesia.
Kemenangan yang diraih melalui babak perpanjangan waktu di Stadion MetLife, New Jersey, tersebut tidak hanya menyegel bintang kedua bagi La Furia Roja, tetapi juga menorehkan tinta emas melalui serangkaian rekor statistik yang dianggap mustahil. Penyerang pengganti Ferran Torres muncul sebagai pahlawan lewat gol tunggalnya di menit ke-106, sekaligus mengakhiri penantian 16 tahun publik Spanyol sejak kejayaan edisi 2010 di Afrika Selatan.
Keberhasilan skuad asuhan Luis de la Fuente ini dipertegas dengan dominasi total dalam perolehan penghargaan individu FIFA, di mana para pemain Spanyol menyapu bersih hampir seluruh gelar bergengsi.
Pertahanan Baja: Unai Simon dan Rekor Dunia Nirbobol
Spanyol mencatatkan diri sebagai tim dengan lini pertahanan paling solid sepanjang sejarah modern turnamen.
- Minimal Kebobolan: Gawang Unai Simon tercatat hanya satu kali bobol dari total delapan pertandingan yang dijalani, yakni saat kemenangan 2-1 atas Belgia di babak perempat final.
- Pecahkan Rekor Walter Zenga: Unai Simon melampaui rekor dunia milik kiper legendaris Italia, Walter Zenga (517 menit), dengan catatan 519 menit tanpa kebobolan secara beruntun.
- Koleksi Clean Sheet Terbanyak: Simon menjadi kiper pertama yang mencatatkan tujuh kali nirbobol (clean sheet) dalam satu edisi Piala Dunia, melampaui rekor lima kali nirbobol milik Iker Casillas dan Gianluigi Buffon.
- Gelar Golden Glove: Berkat persentase penyelamatan mencapai 90 persen, Simon dianugerahi penghargaan Sarung Tangan Emas di Piala Dunia 2026.
Metronom Lini Tengah: Rodri sang Pemain Terbaik Dunia
Gelandang bertahan Rodri membuktikan kapasitasnya sebagai ruh permainan La Roja yang tak tergantikan.
- Pemenang Golden Ball: Rodri dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen (adidas Golden Ball) meski tidak mencatatkan satu pun gol maupun asis, sebuah bukti dominasi pengaruhnya di lapangan.
- Akurasi Umpan Fantastis: Pada laga final melawan Argentina, pemain berusia 30 tahun ini menyelesaikan 101 dari 105 percobaan umpan dengan tingkat akurasi mencapai 96,2 persen.
"Tim ini luar biasa. Kami juara dunia dua kali. Ini prestasi yang sulit, yang paling sulit diraih. Dan kami memenanginya melawan tim seperti Argentina," kata Rodri.
Simak Video "Video Menyaksikan Langsung Selebrasi Spanyol Juara Piala Dunia 2026"
(bbp/bbp)