Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo sama-sama menitikkan air mata pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Namun, keduanya menangis karena alasan yang berbeda.
Messi dan Ronaldo sama-sama tampil pada babak 16 besar yang disebut-sebut menjadi penampilan terakhir mereka di ajang Piala Dunia.
Cristiano Ronaldo lebih dulu menjalani pertandingan bersama Portugal saat menghadapi Spanyol di Dallas Stadium, Selasa (7/7) WIB. Portugal harus mengakui keunggulan Spanyol setelah kalah 0-1.
Kekalahan itu memastikan Portugal tersingkir dari Piala Dunia 2026. Seusai pertandingan, Ronaldo terlihat menangis di lapangan. Air mata pemilik lima Ballon d'Or itu juga menandai akhir perjalanannya bersama tim nasional Portugal.
Beberapa jam kemudian, Lionel Messi juga terlihat menangis setelah membawa Argentina menghadapi Mesir di Atlanta Stadium, Selasa (7/7) malam WIB.
Argentina meraih kemenangan dramatis 3-2 setelah bangkit dari ketertinggalan dua gol. Mesir lebih dulu unggul melalui Yasser Ibrahim dan Mostafa Zico.
Argentina sempat kesulitan mengejar ketertinggalan. Messi bahkan gagal memanfaatkan peluang dari titik penalti setelah tendangannya mampu digagalkan kiper Mesir.
Meski begitu, Argentina bangkit pada akhir pertandingan. Cristian Romero membuka asa lewat gol pada penghujung laga, sebelum Messi menyamakan kedudukan. Enzo Fernandez kemudian mencetak gol penentu kemenangan pada masa injury time untuk memastikan Argentina menang 3-2.
Drama sepanjang pertandingan membuat Messi larut dalam emosi. Sesaat setelah peluit panjang berbunyi, kapten Argentina itu menangis sambil mengepalkan tangan ke udara.
Messi merayakan kemenangan dengan penuh haru setelah Argentina berhasil lolos dari ancaman tersingkir. Air mata pemilik delapan Ballon d'Or itu menjadi luapan emosi karena timnya mampu mempertahankan peluang untuk melaju lebih jauh di Piala Dunia 2026.
Berbeda dengan Messi, Cristiano Ronaldo menangis setelah Portugal mengakhiri perjalanan di Piala Dunia 2026. Kekalahan dari Spanyol juga menutup kiprah sang legenda bersama tim nasional Portugal di panggung internasional.
Artikel ini telah tayang di detikSport. Baca selengkapnya di sini.
(yna/sud)