Inggris harus bekerja keras untuk menyingkirkan Meksiko pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Bermain dengan 10 orang sejak awal babak kedua, The Three Lions tetap mampu mengamankan kemenangan 3-2 dalam laga yang berlangsung di Estadio Azteca, Mexico City, Senin (6/7/2026) pagi WIB.
Inggris menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1 berkat dua gol Jude Bellingham. Namun, situasi berubah pada awal babak kedua ketika Jarell Quansah menerima kartu merah sehingga Inggris harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
Meski kehilangan satu pemain, Inggris justru memperbesar keunggulan enam menit kemudian. Harry Kane mencetak gol melalui eksekusi penalti untuk membawa timnya unggul 3-1.
Meksiko sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3 dan terus menekan hingga akhir pertandingan. Namun, lini pertahanan Inggris mampu meredam serangan lawan dan mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.
Seusai pertandingan, Kane menggambarkan laga tersebut sebagai pertandingan yang sangat berat.
"Pertandingan yang gila," ujar Kane kepada BBC Sport.
"Kami harus berjuang dan kami harus menemukan sesuatu. Saya baru saja bernyanyi, saya sulit bicara. Suasananya, tim, segalanya berjalan berlawanan dengan kami, kami menemukan jalan keluar."
Meksiko sempat memperoleh hadiah penalti pada menit ke-69 setelah Kane dinilai melanggar Brian Gutierrez di kotak terlarang. Wasit menunjuk titik putih setelah meninjau tayangan VAR.
"Saya kira saya dapat bolanya lebih dulu, ini salah satu hari yang berat. Wasit banyak merugikan kami. Pada akhirnya itu tidak penting jadi saya senang," kata Kane soal penalti untuk Meksiko.
Kemenangan ini membawa Inggris melaju ke perempatfinal Piala Dunia 2026. Pada babak berikutnya, Inggris akan menghadapi Norwegia yang sebelumnya menyingkirkan Brasil, juara dunia lima kali, untuk memastikan tempat di delapan besar.
Artikel ini telah tayang di detikSport. Baca selengkapnya di sini.
(nds/sud)