Tim nasional Tanjung Verde (Cabo Verde) siap mencatatkan sejarah baru sebagai tim debutan Afrika pertama yang berhasil menembus fase gugur Piala Dunia.
Dijuluki sebagai 'Hiu Biru', skuad asuhan Bubista ini akan menantang sang juara bertahan, Argentina, dalam laga babak 32 besar yang dijadwalkan berlangsung di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, pada Sabtu (4/7/2026) pukul 05.00 WIB.
Meski berstatus sebagai tim underdog, Tanjung Verde membawa modal kepercayaan diri tinggi setelah melewati fase grup tanpa kekalahan melawan tim-tim besar dunia. Berikut ringkasannya yang dirangkum detikJabar dari pemberitaan detikSport, Jumat (3/7/2026)
Jadwal dan Jam Tayang Laga Penentuan
Pertandingan ini menjadi salah satu penutup rangkaian babak 32 besar sebelum turnamen memasuki fase 16 besar.
- Waktu Kick-off: Sabtu, 4 Juli 2026, pukul 05.00 WIB.
- Lokasi: Hard Rock Stadium, Miami Gardens (Miami Stadium), Amerika Serikat.
- Fakta Pertandingan: Ini merupakan pertemuan pertama antara kedua tim sepanjang sejarah Piala Dunia
Kisah Heroik Sang Debutan Afrika
Tanjung Verde mencuri perhatian dunia setelah berhasil lolos dari grup neraka dan menjadi representasi kejutan dari sepak bola global di turnamen ini.
- Status Sejarah: Menjadi tim Afrika pertama yang melaju ke babak gugur sebagai debutan, sebuah pencapaian yang mengingatkan publik pada perjalanan Maroko di edisi 2022.
- Rekor Fase Grup: Lolos sebagai runner-up Grup H dengan koleksi 3 poin hasil dari catatan tak terkalahkan melawan tim kuat seperti Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi.
- Kekuatan Kolektif: Mengandalkan disiplin taktik dan semangat juang keluarga, tim ini dikenal unggul dalam organisasi pertahanan serta pemanfaatan situasi bola mati (set pieces).
- Julukan: Skuad ini populer dengan sebutan Tubarões Azuis atau Hiu Biru.
Tim 'Hiu Biru' Tidak Ciut Lawan Messi cs
Fokus utama pertahanan Tanjung Verde akan tertuju pada pergerakan megabintang Argentina, Lionel Messi, yang dilaporkan tetap tajam meski telah berusia 39 tahun.
- Kesiapan Mental: Bek Tanjung Verde asal klub Benfica, Sidny Lopes Cabral, menegaskan timnya tidak merasa terbebani dengan nama besar lawan. "Jujur saja, tidak ada yang merasa terbebani. Jika Anda berpikir 'oh, ini Messi', Anda akan kehilangan akal sehat," kata bek tersebut mengenai fokusnya menjaga pergerakan Messi.
- Strategi Bertahan: Tim diprediksi akan bermain defensif dengan blok rapat sambil mencari peluang serangan balik cepat guna mencuri gol.
Sang Juara Bertahan yang Tetap Waspada
Meskipun diunggulkan sebagai pemenang mutlak, Argentina melalui pelatih Lionel Scaloni memberikan peringatan keras agar timnya tidak meremehkan lawan.
- Rekor Sempurna: Argentina melaju sebagai juara Grup J dengan poin sempurna (9 poin) dan mencetak rata-rata lebih dari 2 gol di setiap laga fase grup.
- Respek Pelatih: Lionel Scaloni, pelatih Argentina, menekankan keberhasilan Tanjung Verde bukanlah suatu kebetulan semata. "Kami tidak kaget, mereka tim yang bagus. Mereka tidak di sini karena kebetulan. Mereka tim yang bagus dan kami harus menghormati mereka," ujar Scaloni.
- Kekuatan Skuad: Albiceleste mengandalkan kombinasi senior-junior seperti Lautaro Martinez, Julian Alvarez, hingga Enzo Fernandez untuk mendominasi penguasaan bola.
Simak Video "Video Messi Tak Ingin Jadi Beban di Piala Dunia 2026"
(bbp/bbp)