Bayangkan seorang remaja berusia 17 tahun, berdiri tegak di tengah megahnya Stadion Utama Gelora Bung Karno yang bergemuruh oleh puluhan ribu suporter. Di telinganya, lagu "Tanah Airku" berkumandang syahdu, membuat air matanya tumpah karena haru. Di tribun, sang ayah menyaksikan dengan binar bangga yang tak terbendung.
Momen emosional ini baru saja diukir oleh Mathew Ryan Baker-atau yang akrab kita sapa Mathew Baker. Jumat (5/6/2026) jadi babak baru yang sangat bersejarah. Bukan cuma bagi hidupnya, tapi juga bagi peta sepak bola Indonesia. Malam itu, dalam laga FIFA Matchday melawan Oman, Baker resmi menjalani debutnya bersama Timnas Indonesia senior.
Hebatnya lagi, debut ini langsung membuahkan rekor mentereng! Di usianya yang baru menginjak 17 tahun 29 hari, Baker dinobatkan sebagai debutan termuda sepanjang sejarah Timnas senior. Ia sukses menggeser rekor yang sebelumnya dipegang oleh Arkhan Kaka.
Lalu, siapa sebenarnya sosok anak muda berbakat ini?
Mathew Baker lahir di Melbourne, Australia, pada 13 Mei 2009. Darah Indonesia mengalir kuat dari ibunya yang berasal dari Jakarta, sementara ayahnya adalah warga negara Australia. Bakat sepak bolanya sudah ditempa sejak dini di Negeri Kanguru, mulai dari Malvern City hingga Box Hill United, sebelum akhirnya dipinang oleh raksasa Australia, Melbourne City U-18.
Sebagai pemain, Baker adalah sosok versatile alias serbabisa. Ia bisa diandalkan sebagai bek kiri, bek tengah, bahkan gelandang bertahan. Ketenangannya dalam membaca permainan dan akurasi umpan pendeknya membuat pelatih John Herdman tak ragu memasukkannya di menit ke-80. Ia menggantikan Ragnar Oratmangoen untuk mengunci kemenangan telak 3-0 atas Oman.
Satu hal yang membuat pencinta sepak bola Tanah Air menaruh hormat tinggi adalah kesetiaannya pada Merah Putih. Menilik ke belakang pada Agustus 2024, Baker sempat dipanggil untuk membela Timnas Australia U-17. Panggilan dari negara mapan seperti Australia tentu sangat menggoda, tapi Baker dengan teguh menolaknya. Ia memilih setia menunggu kesempatan mengenakan jersi Garuda.
Kini, pilihan hatinya itu terbayar tuntas. Dengan usia yang masih sangat belia dan potensi yang begitu masif, debut manis melawan Oman ini barulah awal dari perjalanan panjang Mathew Baker untuk membawa Timnas Indonesia terbang lebih tinggi di masa depan.
Simak Video "Video Head to Head Indonesia Vs Oman: 3 Laga Terakhir, Garuda Belum Menang"
(mso/mso)