Di pinggir Jalan Raya Ir. H. Juanda alias Dago, Kota Bandung, yang kerap padat oleh lalu lintas kendaraan, terdapat satu tempat yang mampu membawa pengunjungnya menapaki suasana berbeda. Begitu melangkah masuk, suara gamelan khas Jawa Tengah langsung menyambut hangat.
Setelah melewati fasad bangunan berupa gapura putih dengan aksen aksara Jawa, teduhnya joglo dari kayu Jepara dan genting tanah liat memayungi setiap tamu yang datang. Suasana tersebut tak ubahnya kedai makan tradisional yang kerap dijumpai di pelosok Jawa Tengah.
Namanya Saji Marem, restoran anyar yang khusus menyajikan kuliner khas Jawa Tengah di pusat Kota Bandung. Resmi dibuka sejak 10 Januari 2026, resto yang terletak di Jalan Ir. H. Juanda Nomor 365 ini memancing animo publik di luar dugaan.
"Ternyata antusiasme pengunjung luar biasa, kami juga tidak menyangka. Terutama saat libur panjang kemarin. Awalnya kami menduga mungkin akan sepi karena baru buka, ternyata justru ramai seperti ini," tutur Outlet Manager Saji Marem, Eric Pradana, saat ditemui detikJabar, belum lama ini.
detikJabar menyambangi resto tersebut pada Senin siang, selepas libur panjang usai. Meski tidak penuh sesak, pengunjung cukup ramai hingga harus masuk daftar tunggu (waiting list) untuk mendapatkan meja.
Tak berselang lama, tempat duduk pun tersedia. Pengunjung bisa memilih untuk bersantai di area joglo, ruang VIP, area terbuka (outdoor), maupun area semi-terbuka di sisi belakang bangunan. Total kapasitas tempat ini mampu menampung hingga 150 pengunjung.
"Tapi kapasitas ini masih akan bertambah lagi," ungkap Eric.
Prasmanan Puluhan Menu
Setiap pengunjung yang datang akan diarahkan untuk mengambil sendiri santapan prasmanan yang tersedia. Selepas menyendok nasi, tersedia beragam pilihan lauk yang menggoda selera.
Mulai dari mangut iwak pe dan mangut manyung, ayam panggang kuah sayur, tumis kikil, terong balado, buntil, botok tempe, hingga aneka sate dan protein yang bisa dibakar atau digoreng langsung. Sayangnya, menu gudeg yang banyak dicari saat ini belum tersedia.
"Ada sekitar 70 menu yang bisa dinikmati saat ini, tapi kami sudah mengembangkan sekitar 100 menu. Menu gudeg masih dalam proses riset dan pengembangan (R&D)," jelasnya.
Ia memaparkan, konsep kuliner yang diusung Saji Marem adalah sajian autentik Jawa Tengah dengan nuansa masakan rumahan. Salah satu menu andalan mereka adalah ayam panggang sayur yang diadopsi dari resep rumahan ala Kutoarjo.
"Konsepnya autentik Jawa Tengah, kami berupaya memunculkan cita rasa rumahan di rumah makan. Favorit kami ada menu mangut dan ayam panggang sayur khas Kutoarjo. Ada juga kudapan seperti bubur jawa, wedangan, dan aneka dawet," terangnya.
(orb/orb)