Semut biasanya mudah ditemukan bergerombol di sekitar makanan. Dapur, meja makan, atau tempat penyimpanan bahan makanan menjadi lokasi yang paling sering didatangi hewan kecil tersebut. Namun, bagaimana jika semut justru muncul di kamar mandi?
Kemunculan semut di kamar mandi terkadang membuat penghuni rumah bingung. Pasalnya, ruangan tersebut umumnya tidak menyediakan makanan seperti dapur.
Ternyata, semut tidak selalu masuk ke rumah karena mencari makanan. Kamar mandi justru dapat menjadi tempat menarik bagi semut karena memiliki sumber air, kelembapan tinggi, hingga celah yang bisa digunakan sebagai jalan masuk.
Jika jumlahnya mulai banyak, kondisi tersebut sebaiknya tidak dibiarkan. Sebab, keberadaan semut dalam jumlah besar bisa menjadi tanda adanya sumber air, celah masuk, atau bahkan sarang di sekitar kamar mandi. Lantas, kenapa semut ada di kamar mandi dan bagaimana cara mengusirnya?
1. Kamar Mandi Terlalu Lembap
Salah satu alasan paling umum semut datang ke kamar mandi adalah kondisi yang lembap. Dilansir detikProperti yang mengutip dari Lindsey Pest Services, Senin (15/12/2025), semut dapat mencari sumber air di dalam rumah, terutama ketika kondisi di luar sedang kering.
Kamar mandi menjadi salah satu lokasi yang menyediakan banyak sumber air. Wastafel yang bocor, lantai basah, genangan air, tetesan dari shower, hingga saluran pembuangan yang bermasalah dapat menarik perhatian semut.
Karena itu, semut yang terlihat berjalan di sekitar wastafel atau shower belum tentu sedang mencari makanan. Mereka bisa saja sedang mencari air.
2. Ada Celah Kecil yang Menjadi Jalan Masuk
Ukuran tubuh semut yang kecil membuat hewan ini dapat masuk melalui celah yang sulit terlihat. Retakan pada nat ubin, celah jendela, lubang ventilasi, hingga bagian sekitar pipa dapat menjadi akses bagi semut untuk masuk ke kamar mandi.
Celah tersebut bahkan bisa menjadi jalur yang digunakan semut untuk keluar-masuk antara sarang dan area di dalam rumah.
Jika semut terus muncul meski sudah dibersihkan, penghuni rumah sebaiknya mencari tahu dari mana hewan tersebut datang. Menghilangkan semut yang terlihat tanpa menutup akses masuknya dapat membuat masalah terus berulang.
3. Ternyata Ada Sumber Makanan di Kamar Mandi
Meskipun tidak ada makanan manusia seperti nasi, roti, atau buah di kamar mandi, bukan berarti ruangan tersebut sepenuhnya bebas dari sumber makanan bagi semut.
Beberapa benda yang biasa ditemukan di kamar mandi ternyata dapat menarik perhatian semut. Pasta gigi, sampo, sisa sabun, tisu, rambut, hingga sel kulit mati manusia dapat menjadi sumber makanan bagi jenis semut tertentu.
Karena itu, kebersihan kamar mandi tetap perlu dijaga. Sisa produk mandi yang menempel pada lantai atau permukaan lainnya sebaiknya dibersihkan secara rutin.
4. Kamar Mandi Bisa Menjadi Lokasi Sarang
Kemunculan banyak semut dalam waktu bersamaan juga patut diperhatikan. Bisa jadi, mereka tidak sekadar lewat, tetapi sedang membuat atau sudah memiliki sarang di sekitar kamar mandi.
Lingkungan yang hangat dan lembap di balik dinding, bawah lantai, serta area di sekitar perpipaan dapat menjadi tempat yang cocok bagi semut untuk bersarang. Jika semut terus bermunculan dari satu titik yang sama, periksa area di sekitar lokasi tersebut.
Jalur semut yang terlihat berulang kali dapat membantu menemukan akses menuju tempat persembunyiannya.
Cara Mengusir Semut di Kamar Mandi
Setelah mengetahui penyebabnya, langkah berikutnya adalah mengurangi kondisi yang membuat kamar mandi disukai semut.
Berikut beberapa cara mengusir semut di kamar mandi yang dapat dilakukan:
1. Perbaiki Kebocoran
Periksa keran, wastafel, shower, dan pipa. Jika terdapat kebocoran, segera perbaiki agar tidak ada sumber air yang terus-menerus tersedia bagi semut.
2. Keringkan Area yang Basah
Jangan membiarkan wastafel, bathtub, atau lantai kamar mandi dalam kondisi basah terlalu lama. Lap dan keringkan area tersebut setelah digunakan.
3. Kurangi Kelembapan
Gunakan exhaust fan atau dehumidifier jika kamar mandi memiliki tingkat kelembapan tinggi. Sirkulasi udara yang baik dapat membantu membuat kamar mandi tidak terlalu lembap.
4. Tutup Celah di Kamar Mandi
Periksa bagian sekitar ubin, jendela, pintu, ventilasi, dan area lain yang memiliki celah. Tutup retakan atau lubang yang dapat menjadi jalur masuk semut. Bagian sekitar perpipaan juga tidak boleh luput dari pemeriksaan.
5. Rapikan Perlengkapan Mandi
Simpan perlengkapan mandi seperti sabun, sampo, dan produk lainnya dengan rapi. Jika memungkinkan, gunakan tempat penyimpanan yang tertutup. Pastikan pula tidak ada sisa produk yang menempel dan menjadi sumber makanan bagi semut.
6. Kelola Sampah dengan Baik
Gunakan tempat sampah yang memiliki penutup dan jangan membiarkan sampah menumpuk terlalu lama. Buang sampah secara rutin untuk mengurangi sumber makanan yang mungkin menarik semut.
7. Cari Lokasi Sarang
Jika semut tetap muncul meski kamar mandi sudah dibersihkan, perhatikan jalur pergerakannya. Periksa kemungkinan sarang berada di rongga dinding, bawah lantai, atau area sekitar perpipaan.
Artikel ini telah tayang di detikProperti.
(iqk/iqk)