Remaja Berkaus Persib Tewas di Jalan Raya Bogor, Polisi Selidiki

Andry Haryanto - detikJabar
Senin, 26 Okt 2026 11:50 WIB
Ilustrasi (Foto: Dok.Detikcom)
Bogor -

ARK, seorang remaja berusia 16 tahun tewas di Jalan Raya Bogor, tidak jauh dari Rumah Sakit FMC, Kabupaten Bogor, Minggu (25/10/2026) malam. Peristiwa itu terjadi seusai pertandingan Persib melawan Garudayaksa di Stadion Pakansari, Cibinong.

Kapolsek Sukaraja AKP Ade Rahmat membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyebut korban mengenakan kaus Persib dan sudah tergeletak ketika dirinya tiba di lokasi.

"Saya ke lokasi korban sudah dalam kondisi tergeletak," kata Ade.

Namun, Ade belum merinci kronologi maupun penyebab kematian remaja tersebut. Ia menyampaikan bahwa penanganan perkara dilakukan oleh Polres Bogor.

"Ditangani Polres," ujarnya.

Saat peristiwa itu terjadi, Ade mengatakan pihaknya sedang melakukan penyekatan di sekitar Q Square. Lokasinya berjarak kurang lebih 500 meter dari tempat korban ditemukan.

Keterangan Ade belum menjelaskan aktivitas korban sebelum ditemukan tergeletak.

Polisi Imbau Warga Tak Terprovokasi

Kapolres Bogor AKBP Arfan Zulkan Sipayung mengatakan, pihaknya tengah melakukan pemeriksaan guna mengungkap fakta secara menyeluruh berdasarkan bukti-bukti yang sah.

"Polres Bogor berkomitmen menangani perkara ini secara profesional, objektif, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Proses penyelidikan terus berjalan sebagai upaya untuk membuat peristiwa tersebut terang dan memastikan penanganan hukum dilakukan secara tepat," ujar Arfan di Polres Bogor, Senin (26/10/2026).

Arfan sempat mendatangi RSUD Cibinong pada Senin dini hari. Kedatangannya bertujuan untuk memastikan proses penanganan korban sekaligus bertemu langsung dengan keluarga ARK.

Pada Senin pagi, Arfan kembali mendatangi rumah sakit bersama Bupati Bogor Rudy Susmanto. Keduanya menyampaikan perhatian dan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

Kepolisian mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak terprovokasi, serta tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi. "Warga yang memiliki informasi terkait kejadian itu diminta menyampaikannya kepada polisi untuk membantu penyelidikan," ujar Arfan.




(iqk/iqk)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork