Cuaca panas membuat AC menjadi andalan untuk menjaga rumah tetap sejuk. Namun, penggunaan AC sering membuat penghuni rumah khawatir tagihan listrik melonjak.
Kabar baiknya, penggunaan AC tetap bisa efisien tanpa mengorbankan kenyamanan. Penghuni rumah dapat menerapkan beberapa cara sederhana agar AC tidak bekerja terlalu berat sekaligus mengurangi konsumsi energi.
Lantas, bagaimana cara menggunakan AC agar tetap sejuk tetapi hemat listrik? Berikut sejumlah tips yang bisa diterapkan.
1. Sesuaikan PK AC dengan Ukuran Ruangan
Pemilihan kapasitas AC menjadi langkah awal untuk menghemat listrik. Pastikan ukuran unit atau PK (paard kracht) AC sesuai dengan luas ruangan.
AC dengan kapasitas yang terlalu besar atau terlalu kecil dapat membuat penggunaan energi kurang efisien. Gunakan kalkulator ruangan untuk menentukan ukuran AC yang sesuai.
Dengan memilih kapasitas yang tepat, pemilik rumah dapat menggunakan AC secara lebih efisien sekaligus membantu menekan biaya listrik.
2. Jangan Terlalu Sering Mematikan dan Menyalakan AC
Kebiasaan mematikan dan menyalakan AC berulang kali juga perlu dihindari. Cara tersebut dapat membuat konsumsi listrik lebih boros dan memengaruhi masa pakai AC.
Jika hanya pergi sebentar dan akan kembali menggunakan AC, penghuni rumah dapat menaikkan suhu AC daripada langsung mematikannya.
3. Bersihkan dan Ganti Filter Secara Berkala
Filter AC yang kotor atau tersumbat membuat sistem pendingin bekerja lebih keras. Karena itu, penghuni rumah perlu rutin memeriksa kondisi filter dan menggantinya secara berkala.
Dilansir dari TCL, penggunaan AC akan lebih efisien jika pemilik rutin mengecek dan mengganti filter udara. Filter yang tersumbat dapat meningkatkan konsumsi energi, sedangkan penggantiannya dapat mengurangi konsumsi energi AC sebesar 5 hingga 15 persen.
4. Maksimalkan Kecepatan Kipas AC
Pengaturan kecepatan kipas juga berpengaruh terhadap efisiensi penggunaan AC. Atur kecepatan kipas agar sirkulasi udara tetap optimal sehingga suhu dan kelembapan ruangan lebih terjaga.
Pengaturan tersebut dapat membantu meringankan kerja kompresor. Dengan begitu, AC dapat bekerja lebih efisien dan penggunaan listrik dapat ditekan.
5. Padukan AC dengan Kipas Angin
Menggunakan kipas angin bersama AC dapat membantu mempercepat sirkulasi udara di dalam ruangan. Cara ini memungkinkan penghuni rumah tetap merasa sejuk meski mengatur AC pada suhu yang lebih tinggi.
Dikutip dari CLP Power, Senin (21/9/2026), menyalakan kipas angin saat menggunakan AC membantu mempercepat aliran udara. Ruangan bisa cepat dingin dengan suhu AC lebih tinggi.
Penggunaan energi AC selama satu jam sama dengan menyalakan kipas selama 20 jam. Penghuni bisa hemat energi sebesar 3 persen setiap menaikkan satu derajat suhu AC.
Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, penggunaan AC di rumah tetap dapat memberikan kenyamanan tanpa harus membuat konsumsi listrik meningkat secara berlebihan.
Baca selengkapnya di detikProperti.
(dhw/sud)