Kabar Internasional

Horor Asap Karhutla di Malaysia, Warga Sesak Napas

Suci Risanti Rahmadania - detikJabar
Rabu, 02 Sep 2026 16:30 WIB
Kabut asap melanda akibat karhutla, Malaysia tutup hampir 600 sekolah di dekat perbatasan Indonesia (Foto: BBC World).
Bandung -

Kirim asap, kirim duka. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah titik di Indonesia kini berdampak serius bagi negara tetangga. Kualitas udara di Malaysia dilaporkan merosot tajam hingga menyentuh level berbahaya. Imbasnya pun tak main-main: mulai dari ledakan kasus gangguan pernapasan hingga pembatalan seremoni Hari Kemerdekaan Malaysia yang sedianya digelar di ruang terbuka.

Asap pekat yang berasal dari titik api di Kalimantan, Indonesia, terbawa embusan angin hingga menyelimuti wilayah Sarawak, Malaysia. Mengingat keduanya berada di satu daratan pulau yang sama, sebaran asap begitu cepat meluas. Tak hanya Sarawak, sepanjang Agustus ini, kabut asap juga dilaporkan telah mencapai wilayah Malaysia Semenanjung, Brunei Darussalam, hingga Singapura.

Publik kini dibayangi trauma masa lalu. Kondisi ini disebut-sebut sebagai episode kabut asap terburuk di kawasan Asia Tenggara sejak tahun 2015 silam. Kala itu, jutaan orang terpapar asap beracun yang mengakibatkan lebih dari 500.000 warga menderita gangguan pernapasan akut.

Memasuki Selasa (1/9/2026), situasi kian mencekam. Enam wilayah di Sarawak mencatatkan kualitas udara dalam kategori berbahaya. Berdasarkan Air Pollutant Index (API) Malaysia, angka indeks di wilayah tersebut menembus angka 300. Padahal, angka di atas 100 saja sudah dikategorikan sebagai kondisi tidak sehat bagi manusia.

Data terbaru menunjukkan angka yang mengkhawatirkan. Di Kuching, ibu kota Sarawak, indeks kualitas udara menyentuh angka 407. Sementara itu, di wilayah Serian yang lokasinya berdekatan dengan perbatasan Kalimantan, indeks API terpantau berada di angka 408.

Simak Video "Video: Blak-blakan Komisi IV DPR Soal Luasan Lahan Terbakar di 2026"


(mso/mso)
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork