Macan Kumbang Terjerat di Cikakak Sukabumi, Kabur Saat Akan Dibius

Syahdan Alamsyah - detikJabar
Jumat, 03 Jul 2026 12:49 WIB
Ilustrasi macan kumbang. (Foto: Istimewa)
Sukabumi -

Warga Kampung Cikurutug, Desa Cirendang, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi geger. Seekor macan kumbang dilaporkan tersangkut jerat babi hutan di luar kawasan Taman Nasional pada Kamis (2/7/2026).

Dalam rekaman video berdurasi singkat yang diabadikan warga di lokasi, terlihat bayangan hitam pekat dari macan kumbang tersebut. Tubuhnya tertahan di antara rimbunnya semak-semak tepat di dekat pagar pembatas rumput.

Suara riuh kambing dan domba yang mengembik kencang karena ketakutan juga terdengar jelas, menandakan posisi sang predator sangat dekat dengan kandang ternak warga.

Meski sempat terjebak di area perbatasan perkebunan Sanghyang PT Yanita, macan tersebut secara dramatis berhasil meloloskan diri sesaat sebelum dievakuasi petugas. Hewan buas dilindungi itu kini telah kembali masuk ke habitatnya di area Gunung Koneng.

Berdasarkan keterangan warga setempat, Andri Firmansyah, peristiwa itu bermula saat warga memasang jerat untuk menghalau hama babi hutan yang kerap merusak pertanian. Nahas, jerat yang dipasang di jalur babi tersebut malah mengikat sang macan kumbang yang diduga sedang mengincar ternak warga.

"Jadi ceritanya itu teh, itu bukan di dalam kawasan ya, di luar kawasan Taman Nasional di daerah perkampungan warga. Tepatnya di Kampung Cirendang Atas, kalau orang sini bilang itu daerah Puncak Angin, tempat main kolecer (baling-baling bambu). Tapi masuk ke kawasan perkebunan Sanghyang PT Yanita," kata Andri saat memberikan keterangannya, Jumat (3/7/2026).

"Jadi ada warga masang jerat babi di jalur yang biasa dilintasi, cuman kebetulan di situ tuh ada kandang domba. Mungkin si hitam itu lewat, kena jerat," tambah Andri.

Mendapat informasi adanya satwa langka yang terjebak, tim dari Taman Nasional langsung diterjunkan ke lokasi siang tadi. Petugas rencananya akan melumpuhkan macan kumbang tersebut menggunakan senapan bius demi keamanan proses evakuasi.

Namun sayang, sebelum jarum bius bersarang di tubuhnya, sang macan mendadak berontak hingga jeratnya terlepas.

"Kemarin sudah ada petugas dari Taman Nasional, katanya mau dilumpuhkan menggunakan tembakan bius. Cuma enggak tahu terkesima atau gimana, macannya keburu jatuh terpeleset. Dan setengah satu (12.30 WIB) tadi, si kumbang itu berhasil melarikan diri kembali ke arah gunung, ke arah gunung melarikan dirinya," beber Andri.




(sya/orb)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork