Elon Musk resmi mengukir sejarah sebagai triliuner pertama di dunia. Lonjakan kekayaan bos eksentrik ini terjadi setelah perusahaan antariksa miliknya, SpaceX, resmi melantai di bursa saham. Tak main-main, pundi-pundi kekayaan Musk kini bahkan melampaui nilai Produk Domestik Bruto (PDB) sejumlah negara maju.
SpaceX memulai debut perdana di bursa saham pada Jumat (12/6) pagi dengan harga pembukaan USD 150 per lembar saham. Berkat angka tersebut, nilai saham SpaceX yang dikuasai Musk meroket hingga lebih dari USD 766 miliar.
Jika digabungkan dengan kepemilikan sahamnya di Tesla yang mencapai USD 280 miliar, maka total kekayaan bersih Musk dari kedua raksasa teknologi tersebut menyentuh angka fantastis, yakni sekitar USD 1,05 triliun.
Harta Musk saat ini setara dengan gabungan kekayaan empat orang terkaya di dunia di bawahnya. Data Forbes mencatat, kekayaan duet co-founder Google Larry Page dan Sergey Brin, pendiri Amazon Jeff Bezos, serta pendiri Oracle Larry Ellison jika dijumlahkan baru bisa menyentuh angka USD 1 triliun.
Bahkan, Jeff Bezos dan Larry Ellison yang menduduki posisi orang terkaya keempat dan kelima dunia, masing-masing hanya memiliki kurang dari seperempat total kekayaan bersih Musk. Secara personal, kekayaan Musk kini lebih besar dibandingkan PDB nasional Taiwan, Irlandia, hingga Swedia.
Momen bersejarah ini terjadi tepat 110 tahun setelah John D. Rockefeller dinobatkan sebagai miliarder pertama di dunia pada tahun 1916 silam, sebagaimana dikutip dari The Verge, Sabtu (13/6/2026).
Simak Video "Video: Transformasi Layanan Urologi di Indonesia"
(mso/mso)