Ada Pergerakan Tanah, Jalan Tol Cisumdawu Bakal Direkayasa 4 Bulan

Dwiky Maulana Vellayati - detikJabar
Selasa, 07 Apr 2026 17:51 WIB
Petugas saat mempersiapkan sarana untuk melakukan contra flow di Tol Cisumdawu (Foto: Dwiky Maulana Vellayati/detikJabar).
Sumedang -

Pergerakan tanah yang menyebabkan retakan pada aspal terjadi di ruas Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), tepatnya di Kilometer 207+300, Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Imbasnya, petugas tol serta pihak kepolisian akan memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow.

Informasi yang dihimpun detikJabar, pergerakan tanah di jalur arah Bandung menuju Cirebon tersebut mulai terjadi sejak 27 Maret 2026. Hingga hari ini, retakan tersebut memiliki panjang sekitar 80 meter serta kedalaman sekitar 2 meter.

Menurut Direktur Utama PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT), Agustinus Sudrajat, berdasarkan hasil asesmen sementara, pergerakan tanah ini diduga diakibatkan oleh intensitas hujan yang tinggi serta kondisi wilayah yang merupakan area perbukitan.

"Retakan ini kami identifikasi berakibat karena curah hujan dengan intensitas tinggi. Memang ada beberapa faktor, seperti hujan, atau memang di situ wilayah yang cukup tinggi," ujar Agustinus, Selasa (7/4/2026).

Agustinus menyampaikan, usai terjadi pergerakan tanah, pihaknya langsung mengambil langkah awal seperti mengecek fungsi drainase di area tersebut. Tak hanya itu, pihaknya juga sempat melakukan penutupan dan pengalihan kendaraan untuk sementara waktu di wilayah tersebut.

"Langkah ini kami lakukan untuk memastikan fungsi drainase berjalan optimal. Dengan penanganan yang telah dilakukan, waktu 4 April Tol Cisumdawu atas diskresi Kepolisian, main road Kilometer 194 A dilakukan penutupan dan pengalihan kendaraan dari Bandung menuju Cirebon untuk dapat keluar di Gerbang Tol Paseh," katanya.

Untuk penanganan jangka panjang, direncanakan penggunaan bore pile dengan kedalaman sekitar 30 meter di sepanjang kurang lebih 100 meter. Sementara itu, seluruh proses evaluasi dan perbaikan dilakukan sesuai dengan standar teknis serta prosedur keselamatan yang berlaku.

Simak Video "Video: Kondisi Puluhan Rumah di Ciamis Rusak gegara Pergerakan Tanah"


(mso/mso)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork