Sendu di langit Kota Cimahi menjadi gambaran suasana hati keluarga Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar. Kabar duka dari Lebanon datang menyentak pada Senin (30/3/2026) malam.
Suasana santai di kediaman sederhana keluarga Iskandar seketika diselimuti tanda tanya. Benarkah putra yang mereka banggakan gugur dalam tugas negara sebagai pasukan perdamaian? Keluarga baru mendapatkan kepastian pada Selasa (31/3/2026) sore.
Kapten Inf Zulmi gugur dalam tugas pada usia yang baru menginjak 33 tahun. Kapten Zulmi merupakan bagian dari Sector East Mobile Reserve (SEMR). Ia gugur saat mengawal konvoi kendaraan UNIFIL di wilayah Lebanon Selatan.
Sejak Selasa malam, pelayat mulai berdatangan. Suasana takziah semakin ramai pada Rabu siang. Karangan bunga dari sejumlah tokoh publik berderet menutupi pagar di sekitar rumah mendiang Kapten Zulmi.
Keluarga masih menanti kabar soal rencana pemulangan jenazah Kapten Zulmi dari Lebanon ke Tanah Air. Rencananya, jenazah ayah dua anak itu akan dikebumikan di TMP Cikutra, Kota Bandung.
Simak Video "Video Suasana Rumah Duka Kapten Inf Zulmi, Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon "
(mso/mso)