Semut merupakan serangga yang umum ditemukan di hampir setiap rumah. Kehadirannya sering dianggap wajar, namun dapat menjadi masalah ketika mulai mengerubungi makanan, terutama saat menjamu tamu.
Melansir detikEdu, berbagai cara dapat dilakukan untuk mengusir semut, salah satunya dengan memanfaatkan bahan alami yang memiliki aroma menyengat dan tidak disukai serangga tersebut. Berikut enam cara yang dapat dicoba:
1. Lada Hitam atau Cabai Bubuk
Lada hitam maupun cabai bubuk dikenal memiliki aroma yang mengganggu bagi semut. Taburkan bahan ini di sekitar alas dinding, belakang peralatan rumah tangga, atau area yang ingin dijauhkan dari semut.
2. Peppermint
Minyak esensial peppermint terbukti efektif mengusir semut, termasuk jenis semut merah Eropa (Myrmica rubra), berdasarkan studi pada 2020.
Cara penggunaannya cukup mudah, yaitu dengan mencampurkan 10-20 tetes minyak peppermint ke dalam dua gelas air, lalu semprotkan ke area yang sering dilalui semut.Perlu diperhatikan, minyak ini sebaiknya dijauhkan dari hewan peliharaan, khususnya kucing, karena dapat berdampak buruk.
3. Minyak Lemon Eucalyptus
Minyak dari pohon lemon eucalyptus mengandung citronella yang dikenal sebagai penolak serangga alami.
Penggunaannya dapat dilakukan dengan meneteskan minyak pada kapas, lalu meletakkannya di jalur semut. Pastikan bahan ini tidak terjangkau anak-anak dan hewan peliharaan.
4. Ampas Kopi
Ampas kopi memiliki aroma dan tekstur yang tidak disukai semut. Taburkan ampas kopi di area yang sering dilalui semut, baik di dalam maupun luar rumah, seperti taman.
5. Lemon
Lemon dapat membantu menghilangkan jejak feromon yang digunakan semut untuk berkomunikasi. Cairannya bisa disemprotkan atau dioleskan di area tertentu, sementara kulitnya dapat diletakkan di lemari dapur untuk mencegah semut bersarang.
6. Cuka Putih
Cuka putih juga efektif sebagai pengusir semut. Campurkan cuka dan air dengan perbandingan 1:1, lalu aplikasikan pada area yang sering dilalui semut.
Penggunaan bahan-bahan alami ini tidak hanya mudah dilakukan, tetapi juga relatif aman dan ramah lingkungan dibandingkan bahan kimia.
Artikel ini sudah tayang di detikEdu
Simak Video "Video: Semut Ternyata Bisa Lakukan Operasi Penyelamatan Nyawa!"
(faz/dir)