Saat matahari terbenam dan azan Magrib berkumandang, jutaan orang di Indonesia serentak membatalkan puasa mereka. Jalanan yang tadinya macet oleh pemburu takjil mendadak sepi karena warga berkumpul di meja makan, baik bersama keluarga di rumah maupun teman di restoran.
Jadwal azan yang berbeda setiap harinya di berbagai kawasan dipengaruhi oleh pergerakan posisi matahari yang membuat waktu salat datang lebih cepat atau mundur satu hingga dua menit. Walaupun perbedaannya tipis, waktu adalah hal yang krusial.
Menyegerakan berbuka puasa adalah sunah yang sangat dianjurkan setelah memasuki waktu Magrib. Untuk itu, memantau jadwal azan merupakan salah satu kunci.
Berikut adalah jadwal lengkap imsakiyah dan waktu salat (buka puasa) untuk wilayah Bandung Raya dan sekitarnya pada Rabu, 8 Maret 2026:
Jadwal Buka Puasa dan Salat Kota Bandung
Imsak: 04.29 WIB
Subuh: 04.39 WIB
Zuhur: 12.04 WIB
Asar: 15.08 WIB
Magrib: 18.13 WIB
Isya: 19.18 WIB
Jadwal Buka Puasa dan Salat Kabupaten Bandung
Imsak: 04.30 WIB
Subuh: 04.40 WIB
Zuhur: 12.04 WIB
Asar: 15.08 WIB
Magrib: 18.14 WIB
Isya: 19.18 WIB
Jadwal Buka Puasa dan Salat Kabupaten Bandung Barat
Imsak: 04.30 WIB
Subuh: 04.40 WIB
Zuhur: 12.04 WIB
Asar: 15.08 WIB
Magrib: 18.14 WIB
Isya: 19.18 WIB
Jadwal Buka Puasa dan Salat Kota Cimahi
Imsak: 04.30 WIB
Subuh: 04.40 WIB
Zuhur: 12.04 WIB
Asar: 15.08 WIB
Magrib: 18.13 WIB
Isya: 19.18 WIB
Jadwal Buka Puasa dan Salat Kabupaten Sumedang
Imsak: 04.28 WIB
Subuh: 04.38 WIB
Zuhur: 12.03 WIB
Asar: 15.06 WIB
Magrib: 18.08 WIB
Isya: 19.17 WIB
Doa Berbuka Puasa:
1. Doa yang Paling Umum Digunakan
Doa ini berasal dari riwayat Abu Daud dan sering dilantunkan oleh masyarakat luas:
اَللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa 'ala rizqika afthartu. Birahmatika yaa arhamar raahimiin.
Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu, wahai Dzat yang Maha Penyayang."
2. Doa Berdasarkan Riwayat Sahih
Banyak ulama menyarankan doa ini karena memiliki sanad yang kuat (sahih) dari riwayat Abu Daud:
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Dzahabaz zhama'u wabtallatil 'uruuqu wa tsabatal ajru in sya Allah.
Artinya: "Telah hilang rasa haus, telah basah urat-urat, dan telah tetap pahala, insya Allah."
(sud/sud)