Seekor bayi monyet bernama Punch dari Kebun Binatang Ichikawa, Jepang, menjadi perbincangan luas di media sosial. Anak monyet tersebut mengundang rasa iba setelah diketahui tidak mendapatkan penerimaan dari induknya sendiri. Dalam sejumlah video yang beredar, Punch terlihat kerap membawa boneka orangutan sebagai teman setianya.
Rekaman yang viral memperlihatkan Punch, bayi monyet jenis Macaca fuscata, menjalin kedekatan dengan boneka berwarna oranye itu dan membawanya ke berbagai sudut kandang. Pada video lain, tampak ia beberapa kali tidak mendapat respons dari kelompoknya dan memilih bermain sendirian bersama boneka tersebut.
Kondisi ini memicu simpati warganet terhadap bayi monyet yang tampak kurang mendapatkan perhatian dari induknya. Padahal, secara umum spesies macaca dikenal memiliki hubungan yang erat antara induk dan anak. Anak monyet biasanya akan terus menempel di bagian perut atau punggung induknya pada minggu-minggu awal kelahiran, sementara sang induk menunjukkan perilaku protektif dan penuh kasih.
Mengutip laporan The Express Tribune, Kamis (19/2/2026), penjaga Kebun Binatang Ichikawa, Kosuke Shikanoo, menjelaskan bahwa situasi semacam ini bisa terjadi dalam kondisi tertentu. Salah satu faktor yang diduga menjadi penyebab adalah tekanan atau kondisi mental induk setelah melahirkan.
"Dalam struktur sosial monyet, umumnya induk akan merawat dan menyayangi bayinya. Namun, hal itu tidak terjadi pada induk Punch. Karena itu, untuk sementara kami memisahkan Punch dari induknya dan memberikan perawatan khusus," ujar Shikanoo.
Ia menambahkan, secara naluriah bayi monyet akan berupaya menempel pada induknya sejak lahir. Untuk membantu memenuhi kebutuhan emosional Punch, pengelola kebun binatang kemudian menyediakan boneka orangutan sebagai pendampingnya.
(yum/yum)