Dony Ahmad Munir Pamit dari PPP

Dwiky Maulana Velayati - detikJabar
Kamis, 12 Feb 2026 15:25 WIB
Dony Ahmad Munir saat mendatangi DPC PPP Sumedang. (Foto: Dwiky Maulana Velayati/detikJabar)
Sumedang -

Dony Ahmad Munir resmi keluar dari kepengurusan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Keluarnya Dony dari partai berlambang Ka'bah itu pun ditandai dengan berpamitan langsung dengan jajaran dari DPC PPP Sumedang, pada Kamis (12/6/2026).

Pantauan detikJabar di DPC PPP Sumedang, Dony yang datang dengan mengenakan kemeja putih dengan bergambar harimau disambut langsung oleh Ketua DPC PPP Ilmawan Muhamad, serta para pengurus lainnya.

Dony mengatakan, pamit dari keluarga PPP sudah disampaikan sebelumnya kepada seluruh pengurus dari tingkat DPC hingga PAC. Ia sendiri datang untuk menyampaikan permohonan izin, maaf dan juga memohon doa restu.

"Saya menyadari bahwa keputusan ini menimbulkan kekecewaan. Atas hal tersebut, saya menerima sepenuhnya dengan hati yang lapang. Saya memohon maaf apabila langkah yang saya ambil mengecewakan banyak pihak. Namun saya pastikan, amanah yang selama ini diembankan kepada saya tetap akan saya pegang dan jalankan sebaik-baiknya," ujar Dony kepada awak media.

Di mata Dony, PPP memiliki peran yang penting dan tentunya tak bisa terlupakan bagi dirinya. Sebab, selama menjadi bagian dari keluarga besar PPP, perjuangan dari awal karir politik itu telah membawanya hingga saat ini menjadi kepala daerah.

"Selama perjalanan politik saya, PPP memiliki peran besar yang tidak akan saya lupakan. Perjuangan, pengabdian, dan kebersamaan yang telah dilalui bersama PPP akan selalu saya kenang dan hargai. Saya tidak meninggalkan perjuangan tersebut, melainkan tetap menghormatinya dan menjadikannya bagian dari perjalanan pengabdian saya," kata Dony.

Meski telah berpamitan dengan PPP, Dony menyampaikan bahwa dirinya akan tetap berkomitmen untuk membangun Sumedang agar lebih maju serta mensejahterakan masyarakat Kabupaten Sumedang.

"Komitmen saya tetap sama, yaitu bekerja dan mengabdi untuk membangun Sumedang, mendorong kemajuan daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumedang. Seluruh gagasan dan program yang telah dirancang tetap diarahkan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat Sumedang," katanya.

"Saya memiliki niat dan komitmen untuk menuntaskan berbagai pekerjaan pembangunan hingga tahun 2030. Tidak ada kepentingan lain di luar kepentingan masyarakat Sumedang. Keputusan ini bukan dilandasi oleh kepentingan ekonomi maupun politik praktis, melainkan berdasarkan pertimbangan pengalaman, kesadaran, serta kebutuhan untuk memperkuat strategi dan sinergi pembangunan," sambungnya.

Dony menegaskan keluarnya dari kepengurusan PPP sendiri murni atas kesadaran dirinya dan tidak ada tekanan dari pihak manapun. "Saya tegaskan, tidak ada tekanan dari pihak mana pun dalam pengambilan keputusan ini. Ini murni keputusan pribadi yang diambil secara sadar dan bertanggung jawab," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPC PPP Sumedang Ilmawan Muhamad mengaku berat hati untuk melepaskan kader terbaik seperti Dony. Meski demikian setelah mengetahui alasan keluarnya dari Dony pihaknya pun akan turut mendukung demi kemajuan masyarakat Sumedang.

"Sebagai keluarga besar PPP yang mempunyai kader terbaik seperti Pak Dony, tentu kami merasa berat hati menerima kenyataan seperti ini. Tapi atas apa yang telah disampaikan oleh Pak Dony, kami bisa menerima. Intinya, keputusan ini tentu sudah dipertimbangkan oleh Pak Dony dengan sebaik-baiknya. Pertimbangannya, seperti yang tadi saya sampaikan, adalah untuk kepentingan kemasyarakatan dan kemajuan masyarakat Kabupaten Sumedang," kata Ilmawan.

"Kalau ditanya seperti itu, ya tentu saja kami merasa kecewa. Semua pasti merasakan hal yang sama. Tapi mau bagaimana lagi, kenyataannya sudah seperti ini. Namun tadi Pak Dony sudah menyampaikan maksud dan alasan-alasannya, dan intinya kembali lagi untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Sumedang," tambah Ilmawan.

Setelah pamitnya Dony dari PPP, Ilmawan mengungkap bahwa DPC PPP tetap solid dan akan terus berjuang untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat khususnya di Sumedang.

"Kami sudah melakukan konsolidasi dengan pengurus DPC dan PAC. Insyaallah kami tetap semangat, tetap solid, dan terus berjuang. Karena visi kita sama, yaitu berjuang untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.

Dony Ahmad Munir hingga saat ini belum mengungkapkan secara gamblang akan berlabuh ke partai mana setelah dirinya pamit dari PPP. Namun, berhembus kabar bahwa Dony akan masuk ke Partai Gerindra.




(yum/yum)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork